Palangka Raya – Javanewsonline.co.id | Pembangunan Jembatan layang (pile slab) di kebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, guna memperlancar konektifitas antar wilayah yang menghubungkan kabupaten kota, Barito Selatan, Buntok, Barito Timur, Tamiang Layang, Kuala Kapuas, Barito Utara, Muara Teweh, Gunung Mas dan Kuala Kurun. Kalsel maupun Kaltim akan mempermudah konektifitas karena jalan ini kerap terendam banjir akibat luapan sungai Kahayan.
Ruas jalan tersebut kerap terendam banjir dengan ketinggian hingga 80 cm, ketika debit air di Sungai Kahayan sedang naik, akibatnya mobilitas warga dan kendaraan logistik sering terganggu.
H Sugianto Sabran menegaskan, jembatan layang di ruas jalan Bukit Rawi akan rampungĀ pertengahan 2022 dan bisa dilalui oleh pengendara antar kota maupun antar provinsi. Pengguna jalan tidak akan lagi kesulitan atau terkendala banjir yang sering terjadi disetiap debit air Sungai Kahayan meninggi.
Jika mengacu pada target pengerjaan sebelumya, diperkirakan (pile slab) selesai pada akhir tahun 2022 mendatang, namun pihak Kementerian berupaya agar bisa diselesaikan pada pertengahan 2022. Menurutnya, upaya percepatan dilakukan agar masyarakat maupun angkutan yang melintasi ruas jalan Bukit Rawi tidak lagi terhambat disebabkan banjir.
Disela kunjungannya, H Sugianto Sabran mewakili masyarakat Kalimantan Tengah mengucapkanĀ terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo, melalui Kementerian PUPR yang sudah melakukan percepatan pembangunan jembatan layang Bukit Rawi, yang sangat di butuhkan bagi penguna jalan antar kota maupun antar provinsi. (Suparto)

