Bantaeng — Javanewsonline.co.id | Semarak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Bantaeng berlangsung meriah. Ratusan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) memadati Lapangan Hitam Pantai Seruni untuk mengikuti pawai karnaval yang dilepas langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tahun ini mengusung tema besar “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Dalam sambutannya, Ny. Gunya Paramasukhaputri menekankan bahwa esensi karnaval ini bukan sekadar ajang pamer kostum yang indah, melainkan momentum untuk memupuk karakter anak sejak dini.
“Karnaval hari ini bukan hanya tentang berjalan dan memakai kostum yang indah, tetapi juga tentang keberanian, kreativitas, dan kebersamaan,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng tersebut.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme para peserta yang tampil dengan berbagai busana unik. Menurutnya, keceriaan yang terpancar dari wajah anak-anak merupakan representasi masa depan Bantaeng yang cerah.
“Kalian semua adalah generasi hebat, generasi masa depan Kabupaten Bantaeng yang kita cintai. Anak-anakku yang hebat, tunjukkan semangat kalian, tunjukkan keceriaan kalian, jadilah anak yang percaya diri dan membanggakan,” pesan Gunya kepada para peserta.
Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun
Lebih lanjut, Gunya menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sosialisasi program pemerintah terkait wajib belajar 13 tahun. Program ini menekankan pentingnya pendidikan yang dimulai dari jenjang anak usia dini sebagai fondasi utama sebelum memasuki sekolah dasar.
Pemerintah daerah sangat mengharapkan anak-anak usia 4 hingga 6 tahun di Bantaeng dapat mengenyam pendidikan di TK atau PAUD. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan transisi pendidikan yang berkualitas.
“Mari kita bersama-sama mendukung anak kita agar mendapatkan haknya untuk belajar, bermain, dan tumbuh secara optimal. Karena dari langkah kecil mereka hari ini, akan lahir langkah besar untuk masa depan bangsa,” pungkasnya.
Karnaval ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar Pantai Seruni. Selain sebagai wadah ekspresi seni dan budaya bagi anak-anak, acara ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara pendidik, orang tua, dan pemerintah dalam memajukan kualitas pendidikan di Bumi Tanadoang. (Agus)

