Kotim (Kalteng) – Javanewsonline.co.id | Pemerintah desa di Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, mewakili warga mengusulkan pembangunan infrastruktur pengerasan jalan menuju ke desa-desa, karena seringnya mengalami kesulitan disaat musim hujan tiba.

Hal tersebut disampaikan oleh Kades Tribuana Achmad Badirun dan Kades Tumbang Sangai H Sugiyarto, saat menerima kunjungan kerja atau reses perorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Daerah pemilihan (Dapil) II Kotim Seruyan, dari Partai PDI Perjuangan Alexius Esliter.

“Jalan kami yang ada didaerah Kecamatan Telaga Antang sangat sulit dilalui saat musim penghujan. Oleh sebab itu, warga desa di di Kecamatan Telaga Antang mengusulkan kepada anggota DPRD untuk pembangunan infrastruktur pengerasan jalan menuju desa,” ujar Badirun di Aula Kecamatan Telaga Antang, Rabu (1/9).

Dalam pertemuan itu, selain mengusulkan pengerasan jalan, warga di 18 desa juga mengusulkan pembangunan jembatan Rantau Katang. Permasalahan status kawasan program Tora dan penambahan ruangan Puskesmas di Kecamatan Telaga Antang.

“Kami seluruh Pemdes di Kecamatan, saat ini juga memohon kepada Pemerintah Provinsi Kalantan untuk mengucurkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang saat ini belum direalisasi oleh bapak gubenur,” ucap Badirun.

Pada kesempatan itu, Alexius Esliter menanggapi usulan warga dan berjanji akan mengawal aspirasi masyarakat di 18 desa di Kecamatan Telaga Antang, agar dapat direalisasikan pada tahun 2022. “Hasil reses ini nanti akan kami sampaikan dalam paripurna, untuk menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Sebagai usulan prioritas tahun anggaran 2022, mudah-mudahan pada tahun 2022 usulan dari bapak ibu dapat terealisasi,” pungkasnya. (Suparto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.