Jayapura – Javanewsonline.co.id | Penanaman 1000 pohon yang dilaksanakan atas kerja sama antara Kelurahan Yabansai, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih, untuk menjaga alam di kawasan area penyangga Gunung Cycloops pada hari Sabtu (17/04/2021) pagi.
Kepada Javanewsonline.co.id Luis Mebri S.IP sebagai Kepala Kelurahan Yabansai mengatakan, bahwa kegiatan penanaman 1000 pohon tersebut berlokasi pada dua tempat, yaitu Kawasan Kepala Air Kamp Wolker Perumnas 3 Waena dan Kawasan Uncen Atas.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ir H Rustan Saru MM sebagai Wakil Walikota Jayapura dan dihadiri pula oleh Kepala Distrik Heram Bobby J E Awi S.STP M.Si, dilokasi pertama Kawasan Kepala Air Kamp Wolker Perumnas 3 Waena.
“Target peserta dalam pelaksanaan penanaman 1000 pohon ini sekira 300 orang, tetapi yang hadir dilapangan berjumlah kurang lebih 100 orang. Itu sangat cukup untuk melaksanakan kegiatan ini dengan sukses dan seluruh tanaman telah selesai ditanam hingga sore hari,” ujar Kepala Kelurahan.
Ia mengharapkan, kedepannya program penanaman 1000 pohon ini bukan hanya dari pemerintah saja, tetapi harus digagas sendiri oleh masyarakat demi kelangsungan hidup di lingkungan, khususnya pada kelurahan Yabansai sebagai indeks sumber air di Kota Jayapura.
“Setiap warga wajib menjaga lingkungan untuk ketersediaan air di Kota Jayapura, juga untuk menghindari bencana-bencana yang tidak diinginkan seperti banjir maupun tanah longsor,” terangnya.
Luis Mebri menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin, yang sudah dilaksanakan dari tahun 2018 hingga tahun ini, dengan melibatkan masyarakat dan berbagai komponen yang ada disekitar kelurahan Yabansai.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BEM FMIPA Mapala Uncen, Asmamta, LSM Gempur, Rapi, rekan-rekan mahasiswa Asrama Nabire dan Mahasiswa, serta adik-adik Pramuka yang ada di lingkungan kelurahan Yabansai, atas partisipasinya dalam mensukseskan kegiatan ini,” tuturnya.
Selain itu, Febri Dimara sebagai Ketua Mapala Uncen menghimbau kepada masyarakat dan juga kepada mahasiswa, untuk tetap menjaga kelestarian alam di tanah Papua, sehingga kedepannya anak cucu bisa menikmati apa yang telah ditanam.
Kemudian, Yohanis Sumisu sebagai Ketua BEM FMPIA UNCEN juga mengharapkan kegiatan tersebut dapat dilakukan setiap tahunnya, agar dapat membantu mengurangi dampak buruk lingkungan, seperti banjir dan tanah longsor.
“Hal ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat dan mahasiswa, untuk dapat terlibat dalam kegiatan tersebut kedepannya,” ucapnya. Karena pentingnya menjaga lingkungan, agar terhindar dari dampak buruk, ia berharap kedepan dapat dibuat agenda rutin untuk melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, yang langsung diagendakan oleh pimpinan universitas. (Abdul)

