Jayapura – Javanewsonline.co.id | Kelompok Permata Ceria bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sentani memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang berusia 59 tahun keatas atau disebut Lanjut usia (Lansia), dalam program Posyandu Lansia di Kelurahan Dobonsolo Kecamatan Sentani Kabupaten Jayapura.

Saat ditemui oleh Javanewsonline.co.id pada Sabtu (17/04/2021), Heri Supono sebagai Ketua Kelompok Permata Ceria menjelaskan, bahwa program Posyandu Lansia ini berawal pada bulan Februari 2019 dari penawaran Rumah Zakat yang disambut baik oleh Majelis Ta’lim dan Tim Penggerak PKK, yang hingga sekarang telah berbentuk kelompok yang secara rutin setiap bulan mengadakan pemeriksaan kesehatan terhadap lansia bekerja sama dengan Puskesmas Sentani.

Ia juga mengharapkan agar kedepan warga di lingkungan Kelurahan Dobonsolo bisa bergabung dalam pelayanan Posyandu tersebut, untuk dapat mengantisipasi lebih awal penyakit-penyakit seperti gula darah, diabetes, kolestrol dan lain sebagainya agar dapat tertangani lebih awal.

Pelayanan Posyandu ini sementara berlokasi dihalaman Masjid An Nur BTN Ceria yang melayani Lansia yang berada di Kelurahan Dobonsolo setiap hari Sabtu minggu ketiga setiap bulannya.

Disisi lain, Nurhaniati SKM sebagai penanggung jawab upaya kesehatan masyarakat Puskesmas Sentani menjelaskan, bahwa dalam Kelompok Permata Ceria ada dua Posyandu yang berawal dari Posyandu Lansia dan pada tahun 2021 dipadukan dengan Posbindu PTM  (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular).

“Posbindu PTM untuk penyakit tidak menular, agar mendeteksi penyakit dari usia 15 sampai 59 tahun dan untuk Lansia dari usia 59 tahun hingga seterusnya,” ujar Nurhaniati.

Ia juga menjelaskan, yang diperiksa pada pasien termaksud semua penyakit, karena ada program PTM, sehingga ada pemeriksaan gula darah, kolestrol dan asam urat, menggunakan Stick Rapid dan untuk tekanan darah menggunakan alat pengukur tensi.

“Selain itu, kita juga melakukan pengukuran tinggi dan berat badan, untuk mengetahui apakah kalau dia terlau gemuk mempengaruhi tekanan darah dan kolestrolnya, ada juga pertanyaan-pertanyaan buat mereka terkait apa yang sedang dikeluhkan,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan masyarakat dapat mengikuti secara rutin setiap bulan, agar dapat dipantau perkembangan kesehatannya, sehingga jika memerlukan tindakan lebih lanjut, bisa diberikan pertolongan lebih awal.

Nurhaniati juga mengatakan, ketika ada yang mengalami penyakit yang memerlukan rujukan akan langsung ditindak lanjuti, untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Ia mengharapkan agar masyarakat bisa lebih mandiri dan tidak terlalu berharap dari pemerintah.

“Kita berusaha untuk beberapa posyandu, jika bisa mandiri maka kita akan buat mandiri, kecuali di kampung inikan kelurahan, kalau kampung memang kita buat khusus bantuan-bantuan kita masukkan ke kampung, tapi kalau untuk kelurahan, kita buat supaya bisa mandiri,” pungkasnya. (Abdul) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.