Gowa – Javanewsonline.co.id – Masih ada warga di Kabupaten Gowa yang belum terjangkau oleh bantuan perumahan, seperti yang dilaporkan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan melalui Perumahan Rakyat.

Di Desa Sawakon Beba, seorang warga belum menerima Bantuan Beda Rumah (PUPR).
Demikian pula, di Dusun Likuloe, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, masih ada warga yang tidak pernah menerima bantuan bedah rumah atau PUPR. Warga yang telah tinggal puluhan tahun di rumahnya menghadapi kondisi yang memprihatinkan, dengan bangunan yang sudah tua dan rusak parah.

“Masyarakat semakin merasa putus asa karena sudah lama tinggal di rumah yang kondisinya memburuk, dengan bangunan yang berkarat dan rusak parah. Mereka berharap agar pemerintah setempat dapat segera melakukan pengecekan lokasi dan memberikan bantuan yang dibutuhkan,” kata seorang warga.
Salah satu pemilik rumah, Amsal, mengungkapkan bahwa rumahnya tidak pernah menerima bantuan PUPR, bahkan tidak terdaftar dalam data pemerintah kabupaten dan kota provinsi Sulawesi Selatan. Dia menyatakan kebutuhan mendesak akan bantuan untuk memperbaiki kondisi rumahnya yang sudah mengkhawatirkan.
Kementerian PUPR juga diminta untuk melakukan pengecekan terhadap jumlah rumah di Desa Bontoramba yang belum pernah menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program BSPS atau bedah rumah, yang menawarkan bantuan hingga Rp 17 juta, diharapkan dapat meningkatkan kualitas rumah warga yang layak.
Dengan kondisi tersebut, diharapkan pemerintah daerah dan Kementerian PUPR dapat segera merespons permintaan bantuan dari warga tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dan menjaga hak atas perumahan yang layak. (Syarifuddin/Ahmad Leo)

