Sukabumi – Javanewsonline.co.id | Purnabakti Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Palabuhanratu Juhan dihadiri oleh Ketua PGRI Kecamatan Palabuhanratu Udep Suherdi SPdi, K3S Kecamatan Palabuhanratu H Endin Jamaludin SPd MPd dan para guru serta siswa dan siswi SDN 03 Palabuhanratu, bertempat di SDN 03 Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Senin (31/01/2022).

Di akhir acara Juhan menyampaikan bahwa hari ini ia berpamitan kepada siswa dan siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 dan juga kepada orang tua wali murid yang hadir. Ia melontarkan peribahasa dalam bahasa Sunda yang berbunyi, datang katingali tarang undur katingali punduk, intinya, Saya ingin kedatangan saya dulu disambut dengan baik dan kepulangan saya karena sudah purna dari tugas juga ingin diterima dengan baik.

Ia bersyukur, antusias mereka mendoakan saya dan saya pun mendoakan yang terbaik buat mereka, semoga SDN 03 Palabuhanratu yang akan dilanjutkan oleh Bunda Ida, bisa melanjutkan program-program yang sudah ia gariskan.

Sehingga program-program tersebut berkesinambungan antara membina siswa dan siswi, termasuk para guru, sehingga keluarga besar ada 3 dalam satu kesatuan “silih asah silih asih silih asuh”, sekolah pun menjadi sekolah yang dikagumi oleh masyarakat.

“Saya sedih karena meninggalkan anak-anak dan para guru SDN 03, karena saya sudah menganggap mereka seperti keluarga sendiri, tapi karena saya sudah waktunya istirahat dari pemerintah secara kedinasan, maka dengan berat hati harus saya tinggalkan juga,” ucapnya dengan nada sedih.

Kesedihan yang mendalam membuat Kepala Sekolah SDN 03 Palabuhanratu sampai mengeluarkan air mata, karena harus meninggalkan semua yang ada di sekolah, yang selama ini telah mengisi hari-harinya untuk membagi ilmu yang dimilikinya, tetapi itu semua harus ia ikhlaskan karena usianya sudah 60 tahun, dimana usia segitu sudah waktunya memasuki masa pensiun.

“Pesan terakhir dari saya, semoga para siswa dan siswi SDN 03 Palabuhanratu, memiliki semangat dalam belajar dan untuk para guru, jangan bosan-bosan untuk terus mengajar, mendidik dan melatih siswa- siswinya, sehingga bisa menjadi anak yang pintar, soleh dan soleha,” pungkasnya. (Andi rustiandi)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.