Cianjur – Javanewsonline.co.id |  Kegiatan berkemah yang penuh semangat telah sukses digelar di Taman Kelinci Strawberry Cipanas oleh Pondok Pesantren Quran An-Nahl Cianjur. Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai dari 31 Oktober hingga 2 November 2023, belasan santri-santriwati hadir dalam kebersamaan yang tak terlupakan. Meski malam-malam camp diguyur hujan deras dan diterpa angin kencang, semangat para peserta tak pernah surut. Kondisi udara yang dingin sekitar Taman Kelinci Strawberry pun tak mampu mengurangi semangat mereka.

Dalam suasana berkemah yang unik, Ustadz Abu Nahla As-Sundawy menjelaskan bahwa hujan adalah anugerah luar biasa dari Allah SWT yang memberikan manfaat tak ternilai bagi seluruh makhluk-Nya di bumi ini. “Walaupun para santri berkemah di tenda-tenda mereka masing-masing, kami tetap menjalankan kegiatan sesuai jadwal acara,” terang Ustadz Abu Nahla As-Sundawy, yang juga merupakan pimpinan di Pondok Al-Qur’an An-Nahl Cianjur.

Lebih lanjut, Abu Nahla menjelaskan bahwa para santri-santriwati sudah bangun pada pukul 03.00 WIB pagi untuk menjalankan sholat tahajjud (Qiyaumul Lail) sebelum melanjutkan dengan sholat Subuh berjamaah di lokasi berkemah.

Ketua pelaksana An-Nahl Camp, Ustadz Muhammad Firdaus Nurhayat Gianto, S.Pd, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan bagi para santri-santriwati. Selain menjadi momen bersatu dengan alam, mereka juga berkesempatan untuk merenung dan memahami ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala, serta meresapi pesan spiritual setelah melewati ujian akhir semester.

“Kegiatan ini adalah cara kami membahagiakan santri dan santriwati Pondok Pesantren An-Nahl, kami ingin memberikan mereka bekal dan pengalaman berkemah bersama di Taman Strawberry Cipanas, Cianjur,” ungkap Ustadz Muhammad Firdaus Nurhayat Gianto saat ditemui di lokasi An-Nahl Camp pada Kamis (2/11/2023).

Firdaus juga menekankan bahwa acara ini bertujuan memberikan pembekalan sebelum para santri-santriwati memasuki pekan liburan di tempat tinggal masing-masing. Dengan demikian, mereka bisa membawa bekal yang cukup dan bermanfaat bagi kehidupan mereka dan orang lain.

Tidak hanya berisi kegiatan-kegiatan kepesantrenan dan berkemah, Annahl Camp juga menjadi menarik dengan kehadiran Mas Andre Hariyanto, seorang jurnalis Muslim berpengalaman dan master trainer muda. Dalam malam penutupan acara, Mas Andre Hariyanto memberikan pengetahuan tentang kepenulisan dan jurnalisme kepada para santri.

“Selain pembekalan kepesantrenan dan berkemah, pada malam terakhir kami juga menghadirkan seorang penulis yang berpengalaman untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan tentang kepenulisan dan jurnalisme kepada para santri,” tutup Ustadz Muhammad Firdaus Nurhayat Gianto dengan semangat. Acara Annahl Camp ini tidak hanya menguatkan semangat para santri-santriwati, tetapi juga memberikan pengalaman dan pengetahuan yang berharga dalam perjalanan mereka. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.