Oleh: Ust Syafrizen SH, Datuk Rang Batuah
Dalam ajaran Islam, poligami merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan jumlah laki-laki dan perempuan yang tidak seimbang. Namun, poligami masih sering dianggap tabu dan dipandang negatif oleh sebagian masyarakat, terutama wanita.
Pada tulisan ini, penulis mengangkat tema tentang wanita Muslimah yang ikhlas berpoligami. Penulis berpendapat bahwa wanita yang ikhlas berpoligami merupakan sosok yang memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa.
Penulis memulai tulisannya dengan membahas tentang kesenjangan jumlah laki-laki dan perempuan yang tidak seimbang. Penulis mengutip hasil statistik di sebuah negara yang menunjukkan bahwa perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan adalah 1:7. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para wanita Muslimah yang belum menikah.
Penulis kemudian membahas tentang poligami sebagai solusi untuk mengatasi kesenjangan jumlah laki-laki dan perempuan. Penulis mengutip ayat Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 3 yang memerintahkan laki-laki untuk menikahi dua, tiga, atau empat wanita jika mereka mampu.
Penulis kemudian membahas tentang pentingnya kesabaran dan keikhlasan bagi seorang wanita yang berpoligami. Penulis berpendapat bahwa wanita yang ikhlas berpoligami harus memiliki kesabaran yang besar untuk menghadapi berbagai tantangan, seperti rasa cemburu, persaingan, dan konflik dengan istri lain. Selain itu, mereka juga harus memiliki keikhlasan untuk berbagi suami dengan wanita lain.
Penulis kemudian membahas tentang bagaimana dakwah dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang poligami. Penulis berpendapat bahwa para pendakwah perlu memberikan ceramah dan sosialisasi tentang poligami secara terus-menerus agar masyarakat dapat memahami poligami sebagai solusi yang sah dalam Islam. Penulis mengakhiri tulisannya dengan memberikan apresiasi kepada para wanita Muslimah yang ikhlas berpoligami. Penulis berpendapat bahwa mereka merupakan sosok yang luar biasa yang memiliki kesabaran dan keikhlasan yang mencerminkan ketakwaan mereka kepada Allah SWT.

