Yogyakarta – Javanewsonline.co.id | Andre Hariyanto, jurnalis dan pelatih muda asal Surabaya, Jawa Timur, melaporkan pencurian identitas diri dan berkas Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN) ke Polresta Sleman, Yogyakarta. Kejadian ini mengakibatkan kehilangan berkas penting, termasuk Akte Notaris dan Surat Keputusan (SK) Kemenkuham RI.

Andre Hariyanto, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pro Jurnalismedia Siber, menegaskan urgensi pemulihan berkas yayasan yang aktif bergerak di bidang pendidikan. Dalam keterangan pers online, dia menyatakan kepercayaannya kepada hukum untuk mengungkap dan menangani pelaku pencurian.
“Saya yakin pihak kepolisian dapat membantu dan memproses. Ini legalitas umat untuk umat, bergerak mencerdaskan anak bangsa melalui pelatihan dan pendidikan,” ungkap Andre yang juga Pendiri dan Pembina YPPN.
Pencurian terjadi di rumah yang berfungsi sebagai sekretariat Lembaga AR Learning Center Sleman, yang pada saat itu sepi tanpa pengawasan. Andre yang sedang di luar kota saat itu mengetahui insiden ini melalui Video Call dengan ibunya.
“Saya serahkan sepenuhnya ke polisi, rumah dan sekretariat saya kunci, tapi barang-barang hilang. Saya belum bisa memastikan pelaku, tapi doa saya semoga segera terungkap,” tambahnya.
Berkas yang hilang mencakup akte pendirian Yayasan, buku tabungan pribadi, akte kelahiran, ijazah, slip/tabungan emas, kartu keluarga, dan BPKB motor. DR. R. Iman Suwono, M.Si selaku Ketua YPPN dan Dr Musafir SH I MH selaku General Manager AR Learning Center mendesak agar kasus ini segera diproses hukum.
Kejadian ini diketahui pada pertengahan November 2023, dan saat ini Andre sedang melengkapi berkas pendukung untuk bukti laporan di kepolisian. Semua pihak berharap pelaku dapat segera ditangkap untuk menjaga ketentraman masyarakat. -AR CoGan

