Donggala – Javanewsonline.co.id | Pemerintah terus berupaya keras untuk menekan angka prevalensi Stunting, atau gagal pertumbuhan pada anak, dengan meluncurkan berbagai program pelayanan kesehatan. Salah satu inisiatif terkini adalah Program Pelayanan Sejuta Akseptor yang menjalar di seluruh wilayah Bumi Persada. Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, turut berpartisipasi aktif dalam upaya ini.
Pada bulan Maret 2023, Desa Sindosa di Kecamatan Sindue Tobata menjadi saksi pelaksanaan pelayanan Sejuta Akseptor. Kegiatan ini, yang diadakan di Pusat Kesehatan Masyarakat Desa Sindosa, ditujukan untuk peserta Ibu Binaan yang merupakan bagian dari upaya konkrit dalam menangani kasus Stunting di wilayah tersebut.
Norma, Amd. Keb, seorang Bidan Desa yang terlibat dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK) Desa Sindosa, menjadi garda terdepan dalam mengarahkan kegiatan ini. “Kegiatan ini bertujuan dalam upaya penanganan Stunting yang dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bidan Desa Sindosa Norma, Amd. Keb, terhadap ibu binaan di Kampung tersebut,” jelas Kartini Pontoh, SKM, Koordinator Wilayah Pelayanan Keluarga Berencana (Korwil PLKB) Kecamatan Sindue Tobata.
Lebih lanjut, Kartini Pontoh menjelaskan bahwa pendampingan keluarga yang dilakukan oleh Bidan Desa tersebut tidak hanya sebatas pengaturan kehamilan, tetapi juga melibatkan upaya menjaga kesehatan serta menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan anak. Program ini menjadi langkah konkret dalam memberdayakan masyarakat setempat untuk memahami pentingnya aspek kesehatan dalam rangka membangun generasi yang berkualitas.
Inisiatif seperti Pelayanan Sejuta Akseptor di Desa Sindosa menjadi contoh positif bagaimana pemerintah daerah dapat merespons tantangan kesehatan masyarakat dengan solusi terukur dan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, diharapkan akan terjadi penurunan signifikan dalam angka Stunting, menciptakan generasi yang tangguh dan berdaya saing. (Sir)

