Pangkep – Javanewsonline.co.id | Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) UPT SMP Negeri 1 Labakkang memasuki hari kedua pada Jumat, 12 Juli 2024. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari kedua dengan fokus pada penataan kelengkapan dan penguatan wawasan serta pengetahuan siswa.

Pada tahun ajaran 2024, SMP Negeri 1 Labakkang menerima 230 siswa-siswi baru. MPLS dilaksanakan selama enam hari, terdiri dari dua tahap: pra-MPLS selama tiga hari dari Senin hingga Rabu, dan MPLS penguatan selama tiga hari dari Kamis hingga Sabtu.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Labakkang, Ahmad Baso Wahab, menyatakan bahwa tahun ini, selain membagikan seragam sekolah gratis sesuai dengan program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, sekolah juga memberikan tas hasil swadaya dari guru dan staf tata usaha.

“Rencana ke depan, kami sudah meminta teman-teman guru untuk mendata peserta didik yang tidak mampu. Kami akan berusaha membantu mereka semampunya melalui penggalangan dana internal, seperti yang dilakukan sekolah-sekolah lain,” kata Ahmad Baso.

Ahmad Baso berharap upaya ini dapat mengurangi angka putus sekolah, mengingat beberapa siswa tidak bisa melanjutkan pendidikan karena kekurangan biaya. Selain itu, sekolah juga mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk lebih dari 200 siswa, hampir mencapai 300 siswa.

Selama MPLS, siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah dan diberitahu bahwa SMP Negeri 1 Labakkang adalah sekolah anti perundungan dan kekerasan. Pada hari Sabtu, akan diadakan deklarasi anti perundungan dan kekerasan di sekolah.

“Rencana pada hari Senin, akan ada pertemuan dengan seluruh orang tua siswa baru untuk menyampaikan program-program sekolah, pembagian seragam gratis, dan menyampaikan tata tertib kepada orang tua,” tutup Ahmad Baso. (Borahima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.