Takalar – Javanewsonline.co.id | Kabupaten Takalar kini dihadapkan pada sorotan tajam masyarakat setempat, terutama Desa Kadatong, Kecamatan Galesong Selatan. Sebuah drama kegaduhan melibatkan puluhan warga yang dengan berani menggelar aksi demonstrasi menanggapi dugaan perbuatan pencabulan yang disandang oleh kepala desa setempat, Abdul Rauf.
Langkah responsif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar patut diapresiasi. Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, H Muhammad Hasbi, memberikan pencerahan terkait tindakan yang diambil oleh Penjabat (Pj) Bupati Takalar, Dr Setiawan Aswad, M Dev Plg. Dalam upaya menyikapi dan mengungkap kebenaran di balik kegaduhan ini, Pj Bupati memerintahkan Inspektorat Kabupaten Takalar untuk membentuk Tim Investigasi.
“Langkah cepat ini diharapkan dapat membawa kita pada pemahaman yang lebih mendalam terkait kejadian yang mengejutkan ini. Tim Investigasi akan membuka selubung misteri dan mengungkap fakta sebenarnya,” ungkap Hasbi dengan tegas pada Senin, 13 November 2023.
Penanganan serius terhadap laporan dugaan pencabulan ini menunjukkan komitmen Pemkab Takalar untuk menjaga keadilan dan memberikan kepastian hukum. Hasbi menekankan bahwa hasil investigasi akan menjadi landasan bagi pengambilan kebijakan yang bijaksana dan adil.
“Keberlanjutan tindakan ini akan sangat tergantung pada temuan yang dihasilkan oleh tim investigasi. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri, dan memberikan kepercayaan kepada tim untuk bekerja tanpa intervensi eksternal,” tambahnya.
Penting untuk mencatat bahwa Pemkab Takalar menegaskan azas praduga tak bersalah, menekankan pentingnya memberikan ruang kepada tim investigasi untuk beroperasi dengan profesionalisme dan objektivitas. Dengan komitmen ini, diharapkan bahwa proses penyelidikan akan berlangsung transparan dan adil, mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap keadilan dan integritas lembaga pemerintahan setempat.
Sementara masyarakat menanti hasil investigasi, satu-satunya yang dapat diharapkan adalah kebenaran. Proses ini tidak hanya mencerminkan keadilan terhadap korban dugaan pencabulan, tetapi juga integritas dan keteladanan yang harus dijunjung oleh setiap pemimpin dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan warganya. (Muhammad Rusli/humas Kominfo*)

