Jember – Javanewsonline.co.id | Untuk menunjang perekonomian masyarakat melalui Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya pengerajin batik, pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berkerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jember, menggandeng Pemkab Pemekasan, mengadakan pelatihan ketrampilan membuat batik secara gratis, Rabu (8/12/2021).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Jember  Kasih Fajarini mengatakan, pelatihan membatik tersebut diikuti oleh 50 peserta, bahkan pelatihan membatik tersebut juga dilaksanakan di 31 Kecamatan se-Kabupaten Jember.

“Silakan bagi seluruh masyarakat Jember, siapapun bisa ikut untuk belajar ilmu batik maupun eco-print, ilmu itu bisa berguna untuk menambah perekonomian di rumah tangga kita masing-masing,” ujarnya.

Masih menurut Kasih Fajarini, membuat batik gampang sekali, yang penting kemauan untuk belajar, menurutnya dalah satu hari bisa menghasilakan dua helai kalin batik, sekurang-kurangnya jika mempunyai kesibukan mengurus rumahtangga setidaknya dalam satu hari bisa menyelesaikan satu kain batik.

“Seni membuat batik ini cukup unik, kalau sudah mendalami kita akan lebih senang lagi,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang pengrajin batik Retno berharap dengan pelatihan membatik yang mendatangkan instruktur dari Kabupaten Pamekasan, ada inovasi baru dalam membatik baik teknik maupun motif serta pewarnaan sehingga membawa daya tarik yang dihasilkan.

Menurutnya, dampak pandemi Covid 19 banyak sekali sandang batik memang lumayan mahal atau menengah ke atas, jadi amat terdampak penjualan pada saat pandemic, namun menurut Retno untuk saat ini penjualan batik sudah berangsur membaik. (Badri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.