Blitar – Javanewsonline.co.id | Pelantikan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Blitar menjadi momentum penting bagi penguatan peran intelektual Nahdliyin. Kegiatan yang digelar di Hall Kampung Coklat, Kecamatan Kademangan ini, diharapkan menjadi pemantik inovasi bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Blitar.

Hadir dalam agenda tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, H. M. Rifa’i. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas eksistensi ISNU sebagai wadah para sarjana dan cendekiawan NU dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang keilmuan dan pengabdian masyarakat.

Mitra Strategis Berbasis Keilmuan

Rifa’i menegaskan bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan berbasis intelektual dengan lembaga legislatif sangat krusial. Menurutnya, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan memerlukan sentuhan pemikiran kritis dan solutif dari para akademisi.

“ISNU memiliki kapasitas untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kami menantikan gagasan-gagasan segar dan inovasi berbasis keilmuan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah,” ujar Rifa’i di hadapan pengurus yang dilantik, Sabtu (2/5).

Ia menambahkan, kehadiran kaum intelektual di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi menara gading, tetapi mampu memberikan solusi praktis atas persoalan yang dihadapi warga Kabupaten Blitar.

Transformasi dan Pengabdian Nyata

Legislator dari partai berlambang ka’bah ini juga mengingatkan bahwa pelantikan tersebut merupakan titik awal dari sebuah tanggung jawab moral yang besar. Di tengah dinamika zaman yang terus berubah, ISNU dituntut untuk tetap progresif dan adaptif.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial organisasi. Ini adalah awal pengabdian nyata. DPRD siap memberikan dukungan terhadap setiap langkah positif yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Melalui Rakercab I ini, kepengurusan ISNU Kabupaten Blitar yang baru diharapkan dapat segera menyusun program kerja yang solid dan menyentuh akar rumput. Fokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan literasi menjadi beberapa poin yang diharapkan dapat digarap secara maksimal.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan organisasi profesi seperti ISNU, Kabupaten Blitar optimis dapat mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih sejahtera, cerdas, dan bermartabat. (Ida)