Cianjur – Javanewsonline.co.id | Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM) telah resmi memberikan dana untuk proyek pemberdayaan masyarakat tahun 2023 yang bertajuk “Rumah Sederhana Pasca Gempa.” Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPPM Universitas Indonesia, Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, dan Pondok Pesantren Quran Annahl di Kabupaten Cianjur. Proyek ini telah dilaksanakan sejak bulan Juli 2023.

Menurut Coriesta Dian Sulistiani, S.Ars., M.Ars, seorang dosen dari Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan prinsip konstruksi struktur bangunan sederhana yang cocok digunakan setelah gempa bumi.

Pada Ahad (5/11/2023), dalam sebuah wawancara singkat dengan jurnalis Mas Andre Hariyanto, Coriesta menjelaskan, “Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan dalam rangka pengembangan prinsip konstruksi struktur bangunan sederhana pasca gempa.”

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para mahasiswa dan masyarakat setempat untuk belajar bersama dalam bidang arsitektur dan teknologi bangunan. Proyek ini memiliki nama “Saung Riung” atau “Gubuk Berkumpul,” dan hal ini disambut dengan antusiasme oleh Ustadz Syamsi Palahudin, Pembina Yayasan Taman Qur’an Annahl Indonesia, yang didampingi oleh Ustadz M. Firdaus, Pimpinan Pondok Pesantren An-Nahl Cianjur.

Ustadz Syamsi mengucapkan selamat datang kepada dosen-dosen dari Universitas Indonesia atas kontribusi mereka dalam mendirikan Saung Riung di Pondok Annahl. Dia menyatakan, “Walaupun kami berada di ujung dan pelosok, hanya Allah SWT yang bisa mengerakkan kita semua untuk berkumpul di sini.”

Dalam acara tersebut, Pondok Pesantren Annahl Cianjur dan Universitas Indonesia (UI) meresmikan bersama “Saung Riung,” yang akan digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran dan penghafalan Al-Qur’an oleh puluhan santri-santriwati yang mondok di Pondok Pesantren tersebut.

Coriesta Dian Sulistiani dan Ova Candra, yang merupakan dosen di Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, berharap Saung Riung ini akan bermanfaat untuk Pondok Quran Annahl dan berkontribusi dalam lancarnya aktivitas di sana. Mereka juga berharap bahwa proyek ini akan menjadi pintu pembuka untuk kerja sama lainnya dalam pengembangan ruang-ruang edukasi.

Acara resmi ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung proyek ini, termasuk Kamata Foundation, Universitas Indonesia, dan Pondok Quran Annahl. Alumni dari Pondok Annahl, Andre Hariyanto dan Aisyah Putri Widodo, yang juga berasal dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan AR Learning Center, turut menghadiri acara ini. Dalhar Susanto, ketua klaster, juga memberikan dukungannya terhadap proyek ini dan berharap agar kegiatan semacam ini terus berkembang.

Dengan resminya Saung Riung, diharapkan bahwa proyek pemberdayaan masyarakat ini akan memberikan manfaat positif yang signifikan bagi masyarakat Cianjur. / *Mas Andre Hariyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.