Jakarta — Javanewsonline.co.id | Bupati Ady Mahyudi melakukan audiensi strategis dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Selasa (10/2/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih serta pengembangan sektor perikanan budi daya di Kabupaten Bima.

Dalam pertemuan itu, Menteri Trenggono menegaskan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pemerintah daerah didorong berperan aktif, terutama dalam memastikan kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung agar program berjalan optimal.

“Intinya adalah bagaimana kita bisa benar-benar mensejahterakan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Kabupaten Bima,” ujar Trenggono.

Program tersebut merupakan inisiatif unggulan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mengusung konsep kawasan perikanan terpadu. Di dalamnya mencakup penyediaan hunian layak bagi nelayan, pembangunan infrastruktur penunjang, hingga fasilitas ekonomi produktif guna mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Ady Mahyudi yang akrab disapa Abah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap potensi maritim daerahnya. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bima telah menyiapkan kebutuhan teknis, termasuk ketersediaan lahan untuk mendukung realisasi pembangunan.

“Terima kasih atas rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Bima. Alhamdulillah, lahan sudah tersedia dan kami berharap pembangunan dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026,” kata Ady optimistis.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bima sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Dengan sinergi tersebut, pemerintah daerah berharap Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis maritim di wilayah timur Indonesia. (Teguh)