Bogor — Javanewsonline.co.id | Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026).
Rakornas tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri koordinator, menteri Kabinet Indonesia Maju, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi serta penyelarasan kebijakan pembangunan nasional dan daerah.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah capaian pembangunan nasional yang telah dilaksanakan pemerintahannya. Ia menegaskan bahwa berbagai program yang berjalan merupakan hasil nyata dan terukur.
Presiden menyampaikan, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) disebut telah menciptakan sekitar 3 hingga 5 juta lapangan pekerjaan, dengan penerima manfaat mencapai sekitar 60 juta orang setiap hari, meliputi anak-anak, ibu hamil, ibu melahirkan, hingga lanjut usia.
Di sektor kesehatan, Presiden juga menekankan bahwa sekitar 70 juta masyarakat telah merasakan manfaat pelayanan kesehatan gratis melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Selain itu, dalam beberapa bulan ke depan pemerintah akan merealisasikan pembentukan 28.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa. Koperasi tersebut akan dilengkapi dengan sistem manajemen dan gudang penyimpanan guna memastikan hasil panen petani terserap pasar dengan baik. Koperasi juga diharapkan mampu menampung, menyimpan, mendistribusikan, hingga memasarkan hasil panen, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, agar petani memperoleh nilai jual yang layak.
Bupati Ady Mahyudi menilai arahan Presiden, Wakil Presiden, serta pemaparan para menteri dan kepala lembaga non-kementerian menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci agar program prioritas nasional berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kebijakan daerah harus selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat agar pembangunan berjalan terpadu dan berkelanjutan,” ujarnya.
Rakornas tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah, serta sejumlah kepala daerah lainnya, di antaranya Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan. (Agus)

