Bima – Javanewsonline.co.id | Untuk mengenang dan meneladani kiprah H Adnan yang merupakan salah satu tokoh penting dalam tragedi kerusuhan di Poso pada tahun 2005-2007 silam, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKAUB) bekerjasama dengan Ponpes Al Madinah akan menggelar bedah buku Damai untuk Bima.
Menurut Jenderal Polisi (Purn) Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA PhD yang kala itu menjabat sebagai Komandan Operasi Anti Teror Polri di Poso, pada 2005-2007 mengatakan, isi dari buku berjudul Damai Untuk Bima, yang mengulas tentang perjuangan H Adnan selaku tokoh umat muslim yang memperjuangkan perdamaian di Poso.
“H Adnan adalah tokoh kunci umat muslim yang Ketika konflik terjadi dia berada di garis depan, yang melindungi umat Muslim. Ia juga adalah pelindung umat muslim, baik pada saat konflik maupun saat kondisi sudah membaik, saya kagum dengannya,” ujar Tito.
Lebih lanjut pria yang saat ini menjabat sebagai Mendagri ini mengatakan, H Adnan meski dikenal sebagai panglima pasukan muslim dalam konflik Poso, sosoknya sebenarnya sangat jauh dari gambaran seseorang yang liar, apalagi buas. Perawakannya kecil, tidak tinggi dan tidak tampak pula otot-otot kekar ditubuhnya.
Berkaca dari ketokohan H Adnan yang tidak mau menuai keributan, ia anti dari segala bentuk kekerasan dan berjuang untuk mengakhiri pertikaian yang berbau sara, tapi tidak dengan pertumpahan darah dan kekerasan, FKAUB berupaya melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh Agama dan Masyarakat, hingga ke tingkat masyarakat, agar tidak terjadi gesekan yang berbau sara yang mengakibatkan terjadinya kerusuhan.
“Maka dari itu, bersama team Ponpes Al Madinah, siap melakukan Bedah Buku sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat Bima umumnya,” tutup Mantan Kapolri ini. (Teguh BM)

