BLITAR – Javanewsonline.co.id | Pembangunan yang merata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Blitar.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan evaluasi bersama dengan Desa Krenceng pada Rabu, (18/9), di balai desa setempat.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh pejabat BPN, Kepala Desa Krenceng beserta staf, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha. Sejak tahun 2021, pendampingan BPN kepada masyarakat desa telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, terutama dalam peningkatan kualitas ekonomi.
Data terbaru menunjukkan bahwa produk-produk dari berbagai sektor di Desa Krenceng telah berhasil merambah pasar dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Di sektor peternakan, beberapa inisiatif telah diambil, antara lain:
- Kambing Etawa: Menghasilkan susu dan menyediakan jasa perbaikan genetik.
- Domba Dorper: Dikenal karena dagingnya yang unggul, dengan pertumbuhan yang cepat dan ketahanan terhadap berbagai kondisi.
- Ulat Jerman: Digunakan sebagai pakan hewan dan bahan baku kosmetik, serta kaya akan nutrisi.
Sektor pertanian juga tak kalah menarik, dengan produk seperti beras poles, berbagai jenis anggrek, dan bibit sayuran unggul.
Di samping itu, produk kreatif dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Krenceng telah menunjukkan inovasi yang luar biasa. Produk-produk ini mencakup tas kain, pernak-pernik souvenir, tali rambut, gelang, dan kerajinan custom lainnya.
Kepala Desa Krenceng, Amsori, menyampaikan rasa terima kasih kepada BPN atas pendampingan yang telah diberikan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun perekonomian desa, khususnya bagi warga yang tergabung dalam BUMDES Bariklana. “Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melihat peningkatan signifikan dalam roda perekonomian desa,” ungkap Amsori.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Desa Krenceng diharapkan dapat terus maju dan berkembang di masa depan. (Edi)

