JAKARTA  –  Javanewsonline.co.id | Di usia yang telah menginjak 79 tahun, Brimob Polri memberikan penghargaan Warga Kehormatan (Wahor) kepada 21 individu yang berasal dari berbagai latar belakang profesi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam mendukung tugas dan kegiatan Brimob Polri.

Para penerima penghargaan ini termasuk kepala desa (Kades), pejabat tinggi Polri, bupati, wali kota, tokoh masyarakat, hingga pengusaha, yang telah memberikan sumbangsih besar kepada kemajuan dan kinerja Brimob di tanah air. Di antara mereka, terdapat dua kepala desa dari Provinsi Bengkulu dan Kalimantan Timur (Kaltim), serta Sultan Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim.

Berdasarkan Keputusan Nomor: Kep/293/2024 yang ditandatangani oleh Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Drs. Imam Widodo, M.Han, penghargaan ini diberikan kepada 21 tokoh, di antaranya:

  • Jumad, Kepala Desa Sumbermakmur, Muko-muko, Bengkulu.
  • Ndarto Moita, S.I.P., Kepala Desa Aseminunulai, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
  • Sultan Aji Muhammad Arifin, Sultan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
  • Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, Kapolda Jawa Tengah.
  • Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si, Kapolda Bengkulu.
  • Irjen Pol. Wisnu Hermawan, S.I.K., M.H., Kapolda Sumatera Utara, dan sejumlah pejabat lainnya.

Para penerima penghargaan ini memiliki kontribusi yang beragam, mulai dari penggalangan dukungan dalam pembangunan markas Brimob, pemberian pemikiran terkait pelatihan, hingga upaya memperkenalkan sejarah Brimob di masyarakat.

Salah satu penerima penghargaan, Kades Sumbermakmur, Jumad, mendapat pengakuan atas jasanya dalam mendukung pembangunan markas Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Bengkulu. Ia menghibahkan tanah seluas empat hektar di wilayah Pondok Suguh, Muko-muko untuk kepentingan markas tersebut.

Sedangkan Kades Aseminunulai, Ndarto Moita, dihargai atas usaha dan upayanya menggalang masyarakat untuk menjaga sejarah Brimob, terutama terkait penumpasan pemberontakan DI/TII di Desa Aseminunulai. Ia juga memberikan kontribusi pemikiran dalam penyiapan lahan latihan untuk Satbrimobda Sulawesi Tenggara.

Salah satu momen spesial dalam pemberian penghargaan ini terjadi di Keraton Kesultanan Kukar, Kalimantan Timur, pada Minggu (17/11/2024), ketika Sultan Kutai Kartanegara, Aji Muhammad Arifin, menerima piagam Wahor. Prosesi ini dihadiri oleh Komandan Pasukan Brimob II, Brigjen Pol. Airf Budiman, yang menyerahkan penghargaan diiringi dengan kirab pasukan Brimob II dan parade alat utama sistem persenjataan.

Sultan Aji Muhammad Arifin pun membalas penghargaan tersebut dengan memakaikan “Songkok Kanci” kepada Danpas Brimob II, Brigjen Airf Budiman. Selain itu, Pj. Bupati Kukar, Dr. Bambang Arwanto, juga menyambut dengan memakaikan “Songkok Kanci” sebagai simbol penghormatan.

Penghargaan Warga Kehormatan Brimob ini tidak hanya sekadar penghargaan atas kontribusi, namun juga sebagai simbol kemitraan antara Brimob Polri dan masyarakat serta berbagai elemen negara dalam mendukung tugas keamanan dan ketertiban di Indonesia. (Safruddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.