Parepare – Javanewsonline.co.id | Peresmian pemasangan tiang pancang pertama Masjid Terapung yang terletak di kawasan pantai Mattirotasi itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, Kamis (26/8).
Ketua DPRD Parepare, Andi Nurhatina Tipu dan Wakil Ketua DPRD Parepare, H Tasming Hamid menyaksikan pemasangan tiang pancang pertama pembangunan Masjid BJ Habibie Parepare.
Ketua DPRD Parepare, Andi Nurhatina Tipu mengapresiasi proyek tersebut, terlebih pada design dan arsitektur Masjid Terapung BJ Habibie. Hanya saja, Mantan Camat Bacukiki Barat itu berharap, masjid tersebut tidak sekadar jadi ikon, tapi menjadi pusat kegiatan yang mengajarkan nilai-nilai toleransi. “Ini momen sangat bersejarah. Insya Allah akan menjadi ikon baru di kota Parepare, kita harus bangga,” ucapnya.
Namun, yang utama, kata Ketua HIPMI Parepare itu, adalah bangunan masjid bukan hanya sekedar menjadi ikon saja, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya umat muslim.
“Yang paling utama adalah ada nilai-nilai spiritual dalam pembangunan rumah Allah. Semoga nantinya dapat memberikan manfaat untuk umat dan menjadi asbab hidayah,” harap Wakil Ketua I DPRD Parepare itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Parepare, Samsuddin Taha melaporkan, pembangunan Masjid Terapung akan dilaksanakan 160 hari kalender, yaitu sampai 29 Desember 2021, dengan nilai anggaran 28 miliar lebih, yang bersumber dari reward Dana Insentif Daerah (DID).
Samsuddin Taha menambahkan, Masjid Terapung itu akan berdiri diatas 300 tiang pancang yang tingginya bervariasi, terletak 85 meter dari tanggul Pantai Mattrio Tasi. “Masjid Terapung BJ Habibie nantinya akan mampu menampung 1000 jamaah. Pada bangunan induk dapat menampung 700 jamaah dan dipelataran masjid dapat menampung 300 jamaah,” beber Kepala Bappeda Parepare. (Ishaq)

