Oleh: Syamsurijon, SH

“Puncak perayaan ditandai dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di halaman Kantor Bupati Mentawai yang dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Fernando J Simanjuntak”

Hari itu, Sabtu 17 Agustus 2024, Kepulauan Mentawai yang dikenal sebagai salah satu daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia, bergemuruh dalam semangat kemerdekaan.

Kapolres Kep.Mentawai AKBP Rori Ratno A, beserta ibu dimimbar Upacara

Meskipun tantangan geografis dan infrastruktur masih menjadi kenyataan sehari-hari, semangat masyarakat Mentawai untuk merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79 tidak surut.

Malah, seolah-olah setiap detik menuju hari besar ini dipersiapkan dengan penuh antusiasme, dari persiapan hingga pelaksanaan.

Puncak perayaan dimulai dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Mentawai.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai, Fernando J. Simanjuntak, dengan penuh khidmat. Inspektur upacara, Iptu Undra Putra, SH, MH, memimpin jalannya upacara dengan disiplin, sementara tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menunaikan tugas mereka dengan sempurna.

Pj.Bupati Mentawai Fernando J.Simanjuntak foto bersama dengan Pimpinan Forkopimda Daerah Mentawai setelah selesai Upacara berbaju adat mentawai

Setiap gerakan mereka disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Perayaan kali ini tidak hanya terfokus pada upacara resmi, tetapi juga diwarnai dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pembawa baki penaikan bendera
sedang membawa bendera yang di serahkan inspektur
Upacara Pj.Bupati Mentawai Fernando J.Simanjuntak

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Pemkab Mentawai bersama Forkopimda mengadakan kegiatan jalan santai yang diikuti oleh sekitar 2.000 peserta. Mereka berjalan bersama, memulai dari Kantor Bupati di Km 4,5 dan berakhir di Home Stay Pamadeggat.

Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan, di mana kupon undian berhadiah dibagikan sebagai tambahan semangat. Hadiah-hadiah tersebut merupakan sumbangan dari berbagai dinas, Forkopimda, Bank Nagari, serta para pengusaha lokal.

Selain itu, pertandingan voli dan tarik tambang turut menyemarakkan suasana. Pertandingan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai hiburan yang membawa keceriaan bagi warga Tuapejat, terutama di tengah suasana kemerdekaan.

Seusai upacara pengibaran bendera, seluruh peserta dan tamu undangan berkumpul untuk menyaksikan siaran langsung upacara pengibaran bendera dari Ibu Kota Negara yang baru, Nusantara.

Dengan mata tertuju pada layar kaca, mereka menyaksikan momen yang sama tengah berlangsung di pusat pemerintahan Indonesia. Rasa bangga dan haru mewarnai suasana, mengingatkan semua yang hadir akan pentingnya persatuan dan semangat kebangsaan, tak peduli seberapa jauh jarak memisahkan mereka dari pusat pemerintahan.

Dalam perayaan ini, hadir pula seluruh pimpinan Forkopimda Mentawai, termasuk Kapolres Mentawai AKBP Rory Ratno A, SE, MM, MTr Opsla, Dandim 0319 Mentawai Letkol Restu Petrus Simbolon, SIP, MIP, Kajari Tuapeijat Ibu Heni Agustinigsih, SH, MH, Kepala Kantor SAR Mentawai Rudi, SE, serta perwakilan Danposal Tuapejat.

Tidak ketinggalan, segenap organisasi partai politik, LSM, PWI, tokoh agama, PNS, dan organisasi vertikal lainnya turut serta meramaikan perayaan ini.

Kemeriahan peringatan HUT RI ke-79 di Kepulauan Mentawai ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dan nasionalisme tidak tergerus oleh tantangan dan keterbatasan.

Sebaliknya, justru menjadi penggerak untuk terus maju, mengatasi hambatan, dan bersama-sama membangun negeri, dimulai dari pinggiran terluar hingga pusatnya.

Semoga semangat yang sama akan terus mengalir di tahun-tahun mendatang, membawa Kepulauan Mentawai dan seluruh pelosok Indonesia menuju kemajuan yang lebih baik, sejalan dengan cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan 79 tahun silam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.