GOWA – Javanewsonline.co.id | Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Kabupaten Sehat tidak cukup hanya ditopang kelengkapan administrasi, tetapi harus dijalankan dengan komitmen dan konsistensi seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan Andy Azis selaku Ketua Tim Pembina Kabupaten Gowa Sehat (KKS) saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten Gowa Sehat di Ruang Rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Kamis (5/2/2026).
“Keberhasilan Kabupaten Gowa Sehat tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi oleh komitmen nyata dan konsistensi seluruh pihak dalam menjalankan program secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gowa terus berkomitmen memperkuat penyelenggaraan program Kabupaten Sehat melalui penguatan kelembagaan forum serta peningkatan sinergi lintas sektor. Menurut dia, keberlanjutan program harus tercermin dalam kebijakan daerah, kondisi lingkungan, serta manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Andy Azis juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Gowa memiliki rekam jejak prestasi dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat. Pada 2015, Gowa meraih penghargaan Swasti Saba Padapa, meningkat menjadi Swasti Saba Wiwerda pada 2017, dan mencapai penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara pada 2019 dan 2021. Namun, pada proses verifikasi tahun 2023 dan 2025, capaian tersebut belum berhasil dipertahankan.
“Mempertahankan kualitas jauh lebih berat daripada sekadar memulai. Oleh karena itu, Kabupaten Sehat harus hidup dalam kebijakan, terasa di lingkungan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyelarasan program lintas sektor serta penguatan peran forum hingga tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan menjadi kunci untuk menghidupkan kembali semangat Kabupaten Sehat di Kabupaten Gowa.
Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Gowa Sehat, Muh Khaerul Aco, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan kesiapan forum untuk menjadi ruang kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan gerakan masyarakat.
“Sebagai Ketua Forum, kami berkomitmen penuh mendukung arah dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat serta mendorong agar forum di semua tingkatan dapat berfungsi dan hadir nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Forum Kabupaten Gowa Sehat akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan organisasi perangkat daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gowa.
“Semangat Kabupaten Sehat harus kita rawat bersama, bukan semata demi penghargaan, tetapi demi kualitas hidup masyarakat Gowa hari ini dan generasi mendatang,” katanya. (Syarifuddin)

