Lamongan – Javanewsonline.co.id | Sebanyak 594 anak usia dini mengikuti ajang kompetisi push bike atau sepeda tanpa pedal di halaman Lamongan Sport Center pada Sabtu (18/5/2024). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-455.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, menjelaskan bahwa kompetisi push bike Megilan Race digelar selama dua hari, yaitu Sabtu, 18 Mei dan Minggu, 19 Mei 2024. Kompetisi ini memiliki 13 kategori yang bertanding di lintasan sepanjang 320 meter, mulai dari kategori 2021 boys, 2021 girls, hingga FFA Max 2014.
“Kompetisi ini menjadi salah satu wadah untuk mengasah kecepatan, ketangkasan, dan kekuatan riders sejak dini. Ke depan, potensi atlet-atlet push bike dapat dikembangkan menjadi cabang bersepeda dalam olimpiade seperti road, track, mountain biking (MTB), dan BMX,” ujar Erwin saat membuka acara.
Erwin juga berharap agar ajang ini bisa melahirkan atlet-atlet sepeda baru yang dapat mengharumkan nama Lamongan, mengingat Lamongan pernah berjaya meraih emas di Asian Games. “Jadi ini semacam rekreasi, karena masuknya juga di KORMI, bukan KONI, tapi tetap semangat,” tambahnya.
Ketua Megilan Push Bike Lamongan (MPL), Syahaffath Assegaf, mengungkapkan bahwa antusiasme pembalap cilik sangat tinggi, sehingga kompetisi ini dibagi menjadi dua seri untuk akumulasi juara umum. “Karena ada dua seri maka akan ada dua podium yang berbeda dan diakumulasi juara umum dalam dua hari. Kami juga memberikan apresiasi kepada komunitas berupa moist partisipan dan best community time yang akan diumumkan besok (Minggu),” ucapnya.
Assegaf juga mengapresiasi kolaborasi antara komunitas Megilan Push Bike Lamongan dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. “Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Dispora dan Pemkab, harapannya ke depan ada race sendiri untuk push bike,” pungkasnya. (Def)

