Barru – Javanewsonline.co,.id | Putusnya akses jalan di Desa Pujananting, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, memberikan dampak signifikan yang turut dirasakan oleh masyarakat Desa Bulo-Bulo. Mereka kini harus menempuh perjalanan ekstra memutar melalui dua kabupaten lain, Bone dan Pangkep, hanya untuk mencapai pusat pemerintahan Kabupaten Barru.

Sebelumnya, perjalanan dari Bulo-Bulo ke pusat Kabupaten Barru relatif singkat. Namun, kini, warga harus menghabiskan waktu setidaknya empat jam demi mencapai tujuan yang sama. “Dampaknya sangat terasa bagi kami. Untuk ke Barru kota, kami harus melewati Bone dan Pangkep dulu, jadi sangat jauh dan memakan waktu,” keluh salah seorang warga Desa Bulo-Bulo.

Tak hanya soal akses pemerintahan dan ekonomi, persoalan kesehatan pun ikut terdampak. Biasanya, warga yang sakit dibawa ke Puskesmas Pujananting yang lebih dekat. Namun, dengan terputusnya jalan, kini mereka terpaksa mencari fasilitas kesehatan terdekat di Puskesmas milik Kabupaten Pangkep. Hal ini tentu menambah beban dan waktu bagi warga yang membutuhkan penanganan medis segera.

Kepala Desa Bulo-Bulo, Rahman, S.Pd., M.M., membenarkan keluhan warganya. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi darurat ini kepada pemerintah daerah Kabupaten Barru. “Jalan ini memang kewenangan kabupaten. Alhamdulillah, Bupati dan Wakil Bupati Barru sudah meninjau langsung lokasi longsor,” ujarnya.

Rahman menambahkan, berdasarkan hasil peninjauan tersebut, pemerintah daerah berjanji akan segera mengambil langkah penanganan. “Insya Allah, dalam waktu tidak lama akan ada upaya penanganan terhadap longsor tersebut. Kami mohon masyarakat bersabar, insya Allah Pemerintah daerah akan memperhatikan masyarakat Desa Bulo-Bulo,” tutupnya, seraya berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan agar aktivitas warga kembali normal. (Nurdin)