Magetan – Javanewsonline.co.id | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan meresmikan Klinik Bagas Waras yang menyediakan layanan kesehatan berbasis tradisional bagi masyarakat, Rabu (22/5).

Klinik Bagas Waras merupakan hasil kerjasama RSUD dr Sayidiman Magetan dengan Unit Pelaksana Fungsional (UPF) Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito Tawangmangu, Jawa Tengah. Klinik ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan tradisional kepada masyarakat Magetan.

“Dengan kerjasama ini, warga Kabupaten Magetan yang sebelumnya harus ke Tawangmangu untuk berobat dapat dilayani di RSUD dr Sayidiman Magetan, dengan kualitas pelayanan yang sama dari dokter yang tersertifikasi dari Yankestrad,” kata Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan, Rochmad Santoso.

Klinik Bagas Waras akan memberikan layanan kesehatan tradisional serta 12 jenis ramuan yang telah diteliti secara ilmiah. Layanan ini tersedia pada poli-poli biasa setiap hari Senin sampai Jumat selama jam kerja.

Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Hergunadi, berharap keberadaan Klinik Bagas Waras dapat menarik minat masyarakat Magetan, terutama kaum lanjut usia yang cenderung menghindari penggunaan obat-obatan kimia.

“Dengan adanya obat tradisional ini, para lansia diharapkan lebih berani untuk mengontrol kesehatan diri sendiri, misalnya melakukan pemeriksaan laboratorium, karena sudah ada obat tradisional sebagai antisipasi,” ujarnya.

Hergunadi juga menginginkan adanya kerjasama lebih lanjut antara RSUD dr Sayidiman Magetan dengan RSUP dr Sardjito untuk mengatasi permasalahan kesehatan yang lebih luas.

“Saya berharap kedepannya akan ada kerjasama yang lebih baik antara kedua rumah sakit ini, yang dapat kita contoh dari RSUP dr Sardjito untuk membantu menangani berbagai permasalahan kesehatan,” pinta Pj Bupati Magetan.

Dengan demikian, Klinik Bagas Waras di RSUD dr Sayidiman Magetan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Magetan, khususnya dalam upaya menjaga kesehatan dengan pendekatan tradisional yang lebih dekat dan mudah diakses. (Rend)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.