Setelah 42 hari bertugas, Pj Bupati Kep Mentawai Fernando Simanjuntak mengundang insan pers yang biasa mangkal di Pemkab Kep Mentawai.
Tujuan dari pertemuan itu untuk mempererat komunikasi dan mempublikasikan kinerja Pemkab Kep Mentawai. Pj Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada teman-teman media, atas keterlambatannya bersilaturrahmi dengan para wartawan.

Ia mengaku, sejak pertama kali bertugas, dirinya memang fokus mengunjungi semua kecamatan yang ada di Kab Mentawai, demi menguasai peta lokasi tugasnya.
Setelah perkenalan Fernando J Simanjuntak didampingi Asisten III Dul Sumarno dan Staf ahli Nurdin Sos dan Kepala Dinas Kominfo Heri Robertus, serta Kadis Koperindag Kop Paulinus, langsung membuka tanya jawab dengan para wartawan, baik media cetak maupun online .

Ada 10 orang wartawan yang mengajukan pertanyaan seputar isu nasional terkait stunting dan gizi buruk. Ada juga yang bertanya tentang kerja sama media dengan kontrak kerja yang anggarannya minim, serta bagaimana bisa keluar dari daerah 3 T dan menghadapi bencana alam yang mana pusat nya berada di Kepulauan Mentawai menurut Tim Ahli Bencana.

Pj Bupati Mentawai menjawab semua pertanyaan para wartawan dengan bermacam-macam solusi yang tepat, untuk menggambarkan bahwa sebenarnya sudah dirintis pendahulunya.
Ia menjelaskan bahwa semua program sedang berjalan dan ia juga harus mengikuti program yang sudah ada, dengan kata lain tetap melanjutkan baik itu mengenai infrastruktur maupun pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), dimana pemerintah sudah menyekolahkan putra-putri Mentawai ke Perguruan Tinggi melalui biaya beasiswa dan juga menyekolahkan Aparatur Sipil Negara Mentawai untuk S2 di universitas Negeri dengan biaya belajar dari pemerintah. Ia melanjutkan, salah satu tujuan pemerintah Kep Mentawai adalah berpacu menuju keluar dari Daerah 3T. (Syamsurijon)

