Jayapura – Javanewsonline.co.id | Dalam menghadapi perubahan cuaca dan mengantisipasi terjadinya bencana, yang dapat mengancam kehidupan dan penghidupan masyarakat, Pemerintah Kota Jayapura menggelar rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Selasa (27/04/2021) pagi, di Kantor Wali Kota Jayapura.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ir H Rustan Saru MM sebagai Wakil Wali Kota Jayapura dan dihadiri oleh TNI/Polri dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Kota Jayapura dan Provinsi Papua, serta beberapa Organisasi dan Media.

Ir H Rustan Saru MM mengatakan, rapat koordinasi hari ini untuk memetakan situasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musibah yang akan terjadi dikemudian hari.

“Dari pertemuan tadi, kita telah memberikan tugas masing-masing, ada yang menangani pembersihan saluran dari PUPR, ada yang menangani pembersihan kali dan sungai dari Balai Wilayah Sungai dan ada juga dari DLHK, mengenai sedimen-sedimen dan sampah-sampah, ada juga yang menangani pembersihan jalan lewat Balai Jalan, terkait dengan penanganan teknis, seperti longsor di jalan dan penyumbatan-penyumbatan drainase kita di jalan protokol” ujar Wakil Wali Kota.

Kemudian pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Distrik untuk memetakan lokasi-lokasi yang memang salurannya tersumbat, agar pihaknya bisa menindaklanjuti untuk membantu membersihkan, sehingga dapat mencegah banjir dan penularan penyakit malaria yang cukup tinggi di Kota Jayapura.

“Kemudian penanganan banjir di wilayah Koya Timur sudah ditangani oleh Balai Wilayah Sungai untuk pembuatan tanggul dan pengerukan beberapa kanal-kanal irigasi di daerah tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, terkait penanganan kebakaran dan longsor, pihaknya meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Kelurahan dan Distrik serta Provinsi, untuk memasang papan pengumuman sebagai peringatan dititik yang rawan bencana.

“Terkait permasalahan kebersihan di Kota, kita meminta agar pertugas kebersihan disiplin dalam menggunakan pakaian seragam untuk kebersihan, atribut seperti masker, sarung tangan, baju rompi yang ada scotlitenya, sehingga kalau bekerja di malam atau subuh hari dapat mengantisipasi, agar tidak terjadi tabrakan, karena adanya scotlite menyala,” ujar Rustan.

Rustan Saru juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), dapat memetakan dan segera memotong atau membersihkan pohon-pohon yang rawan tumbang di sekitar jalan, untuk mengantisipasi ketika ada angin kencang yang dapat membahayakan pengguna jalan. (Abdul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.