Donggala – Javanewsonline.co.id | Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, kembali menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita dan bayi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Posyandu di Kelurahan/Desa Boneoge, menjadi upaya konkret untuk meningkatkan status gizi anak dan memastikan pemenuhan zat gizi yang dibutuhkan sesuai dengan usia mereka.
Anggie, Kader Posyandu RW I Boneoge, menyampaikan bahwa PMT merupakan langkah nyata dalam memberikan makanan tambahan kepada balita yang mengalami kurang gizi, serta bayi yang memiliki status gizi baik. Ahmad, SE, Kepala Kelurahan Boneoge, turut mengonfirmasi hal ini dan menjelaskan bahwa kegiatan PMT dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi pada anak-anak di wilayah tersebut.
“PMT terbagi menjadi dua jenis, yaitu pemulihan dan penyuluhan. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memenuhi kebutuhan zat gizi yang dibutuhkan oleh balita sesuai dengan usia mereka,” kata Ahmad.
Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan bahwa PMT pemulihan ditujukan untuk memberikan asupan gizi kepada balita sekaligus memberikan pembelajaran kepada ibu balita sasaran. Sementara PMT penyuluhan berfokus pada memberikan informasi kepada orang tua tentang jenis makanan tambahan yang sehat, khususnya snack atau kudapan yang tepat untuk diberikan kepada balita.
“Pemberian makanan tambahan dalam bentuk snack seperti biskuit yang mengandung 10 vitamin dan tujuh mineral. Biskuit ini diperuntukkan khusus untuk anak usia 12 bulan (1 tahun) sampai dengan 24 bulan (2 tahun),” jelasnya.
Ahmad menekankan bahwa upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi masalah gizi pada balita, tetapi juga sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan sumber daya manusia. Status gizi yang baik pada anak-anak diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan PMT ini mencerminkan komitmen Puskesmas Kecamatan Banawa dalam memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, melibatkan ibu balita sebagai mitra dalam menjaga kesehatan anak-anak mereka. Selain itu, kehadiran Posyandu di wilayah Boneoge juga menunjukkan peran aktif masyarakat dalam mendukung program kesehatan anak-anak untuk mencapai status gizi yang optimal. (Sir)

