Donggala – Javanewsonline.co.id | Pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak menjadi tonggak penting dalam mendukung pembangunan keluarga sebagai pilar utama menuju masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera. Kegiatan ini menjadi momen strategis dalam upaya menurunkan angka stunting, khususnya di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Pelaksanaan pelayanan KB serentak dilakukan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Lumbumamara oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang dipimpin oleh Bidan Warda, S. Tr, Keb. Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Wilayah Kecamatan Banawa Selatan, Anifta, Amd. Keb, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini dalam skala nasional untuk menekan angka kelahiran sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.
“Kegiatan pelayanan KB tidak hanya berfokus pada penanggulangan kelahiran, tetapi juga sebagai langkah preventif dalam menangani masalah stunting. Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan berbagai metode kontrasepsi seperti pil KB, KB kondom, KB spiral, KB IUD, KB Implan, atau KB Susuk, dan lainnya,” jelas Anifta.
Menurut Anifta, pelayanan KB serentak tidak hanya memberikan solusi terhadap isu kelahiran yang berlebihan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Tim Pendamping Keluarga turut memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya merencanakan keluarga, memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan kesadaran akan peran penting keluarga dalam pembangunan bangsa.
Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana ini menegaskan komitmen tim dalam melanjutkan upaya-upaya pelayanan KB serentak untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan angka stunting dapat terus menurun, memberikan dampak positif bagi generasi masa depan, dan menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. (Sir)

