Bogor – Javanewsonline.co.id | “Wartawan SWI harus memberikan informasi yang bening dan jernih kepada masyarakat berdasarkan prinsip  independen dan profesional. Dalam melaksanakan profesi kewartawanan hendaklah berpegang pada Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan kode etik jurnalistik,”

Kesimpulan itu disampaikan Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia Maryoko Aiko, saat deklarasi dan Rapat kerja nasional (Rakernas) SWI, di Hotel Kinasih, Bogor, Sabtu (23/7).

“Di bidang perekonomian, pentingnya meningkatkan kesejahteraan wartawan, dengan upaya dan usaha yang baik,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo, Ketua Dewan Pembina SWI Raden Alang Mardi Hardjono, para tamu undangan, perwakilan lembaga pemerintahan, TNI/Polri, LSM dan Ormas juga Anggota DPP, DPW dan DPD SWI se-Indonesia.

Menurut Maryoko Aiko, tahun ini hingga 2024, suhu sosial politik mulai panas, untuk itu wartawan harus dapat bersifat independen dan profesional dalam melaksanakan karya jurnalistiknya. Agar tidak semakin memperkeruh suhu politik. Untuk itu diperlukan jurnalis-jurnalis yang independen dan professional.

Ketua Umum SWI ini mengharapkan, wartawan yang tergabung dalam SWI dapat berkarya dengan mengedepankan fakta, serta cek and recek berita saat hendak ditulis. “Jangan kita terbenam dalam berita yang tidak benar atau hoaks, serta berita-berita yang baru sekedarnya isu. Harus profesional dalam menulis berita, karena berita sangat berdampak pada masyarakat,” jelasnya.

Melalui Rakernas SWI, Maryoko Aiko menjelaskan, pihaknya bermaksud untuk menyusun program tentang organisasi SWI, agar dapat meningkatkan kemampuan wartawan dalam melaksanakan tugas kejurnalistikannya.

“Melalui Rakernas ini, kita bertukar pikiran dengan teman-teman wartawan di seluruh daerah, guna membuat program yang dapat meningkatkan kemampuan wartawan. Selamat kepada semua jurnalis yang hadir disini, atas Deklarasi Sekber Wartawan Indonesia ini,” paparnya. (Fah)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.