Madiun – Javanewsonline.co.id | Para atlet kickboxing Kota Madiun menorehkan catatan gemilang dalam gelaran Tantami Sport Kickboxing Tournament Madiun Open di Gor Wilis, Kota Madiun. Turnamen yang berlangsung pada hari Minggu (12/5), menjadi saksi atas dominasi para atlet setempat atas lawan-lawannya.

Dalam turnamen ini, Kota Madiun menunjukkan prestasi yang membanggakan dengan meraih kemenangan atas sejumlah lawan tangguh. Hal ini menjadi bukti kemajuan olahraga di wilayah yang dikenal sebagai Kota Pendekar.
Wakil Ketua MMA Kota Madiun, Djoko Bambang Setiono (Mak’e Joka), yang juga menjabat sebagai Ketua Organisasi Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN), menyatakan bahwa Kota Madiun mengirimkan empat atlet, sementara Praja Fighting mengirimkan tujuh belas atlet.
“Semua pelatih dan atlet perwakilan Kota Madiun yang terlibat dalam turnamen ini berasal dari Petarung Kehidupan,” ungkapnya.
Menurut Djoko, persiapan yang dimulai sejak tahun 2018 telah membuahkan hasil. Pada Porprov di Gresik, tujuh atlet Muangthay berhasil meraih medali. Ia berharap Muangthay, MMA, dan Kickboxing Kota Madiun dapat mencapai prestasi yang lebih tinggi, setidaknya di tingkat Porprov.
Hendrig Setiyawan, pelatih Kickboxing Kota Madiun, mengungkapkan bahwa dari lima atlet yang bertanding, semuanya berhasil meraih kemenangan. Ini menandai kesuksesan bagi Kota Madiun dan memotivasi untuk terus berlatih guna meraih prestasi di kejuaraan mendatang.
“Kickboxing diharapkan menjadi wadah bagi semua perguruan, tanpa memandang asal perguruan, untuk bersama-sama memajukan olahraga di Kota Madiun,” tegas Hendrig.
Sementara itu, Santi Dianita, Sekretaris Umum Pemerintah Provinsi KBI Jatim, menambahkan bahwa turnamen ini adalah bagian dari agenda rutin yang diadakan setiap bulan di berbagai tempat di Jawa Timur. Dengan sekitar 150 peserta, Madiun Open ini juga merupakan ajang nasional dengan beberapa peserta dari luar provinsi.
“Tujuan dari kegiatan ini tidak hanya untuk sosialisasi tetapi juga untuk mengaktifkan kembali cabang olahraga Kickboxing yang sempat vakum. Ini juga merupakan langkah persiapan menjelang Porprov yang akan datang,” tutup Santi Dianita. (YW)

