Cirebon – Javanewsonline.co.id | Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat, menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Jurnalisme Damai, dengan mengangkat tema Potret Kerukunan di Jawa Barat, bertempat di Balairung Apita Hotel Cirebon, 26-28 Mei 2021.

Kegiatan Bimbingan Teknis Jurnalisme Damai ini dibuka langsung oleh Kepala Kemenag Jabar, Dr H Adib M.Ag, dengan nara sumber Kasubag Umum dan para Jurnalis IJTI Jabar, dengan peserta sebanyak 34 orang dari kalangan mahasiswa dan wartawan di wilayah Ciayumajakuning.

Kakanwil Kemenag Jabar menyampaikan, bahwa peserta pelatihan berasal dari para Jurnalis dan mahasiswa dari Cirebon dan sekitarnya. Diharapkan para Jurnalis tersebut bisa mengedukasi masyarakat, tentang isu kerukunan antar umat beragama di Provinsi Jabar.

Karena pengetahuan agama yang bersumber dari pemahaman sempit, akan berujung pada perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran Agama, yang dikuatirkan terjebak pada dua kutub ekstrem, yakni ekslusif dan liberal atau bebas. Maka diperlukan informasi untuk masyarakat tentang moderasi beragama dengan menempatkan nilai-nilai agama secara moderat (tawasuth).

“Tujuan diadakannya kegiatan ini, untuk peningkatan kompetensi wartawan dalam penulisan berita dan peliputan berita yang mendamaikan. Sehingga diharapkan menjadi Jurnalis yang mengedukasi masyarakat. Tema Bimtek kali ini adalah Potret Kerukunan di Jawa Barat Antar Umat Beragama, karena penduduk Jawa Barat adalah heterogen dan jumlah penduduknya kurang lebih 50 juta jiwa, tentunya perlu sekali informasi yang disampaikan para Jurnalis pada warganya tentang sebuah arti Kerukunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Jabar, Drs H Ajam Mustajam M.Si mengatakan bahwa kegiatan bimbingan teknis Jurnalis damai dengan tema potret kerukunan di Jawa Barat antar umat beragama, agar para Jurnalis bisa membuat berita tentang seputar kegiatan Kemenag, potret kerukunan di masyarakat yang mendamaikan, dalam menangkal isu yang bersifat Hoaks di seputar wilayah Provinsi Jabar.

“Alhamdulillah semoga berkah, setelah Bimtek ini, para peserta bisa memberikan informasinya lewat media masing-masing, agar masyarakat tahu tentang kegiatan Kemenag, pencapaian program, rencana yang akan dilakukan, serta juga kebijakan-kebijakan yang terwujud dalam bingkai potret kerukunan di Jawa Barat,” jelasnya. (Farhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.