Bontokanang – Javanewsonline.co.id | Kepala Desa Bontokanang, Muhamad Setiawan, menyampaikan rasa syukurnya karena akses jalan di wilayahnya kini telah diperlebar melalui program infrastruktur jalan daerah (IJD). Pengumuman ini disampaikan kepada awak media di kediamannya pada Selasa, (14/11).

Muhamad Setiawan mengungkapkan, “Semua ini dapat terwujud berkat program dari Bapak Presiden Joko Widodo dengan total anggaran sebesar 7,8 miliar rupiah, yang melibatkan tiga paket pekerjaan. Salah satunya adalah pelebaran jalan sepanjang 3 kilometer yang turun langsung melalui daerah.”
Wawan, sapaan akrab Muhamad Setiawan, menyatakan bahwa pelebaran jalan ini sangat mendukung dan membantu roda perekonomian di Desa Bontokanang. Ini menjadi pembangunan jalan desa pertama sejak tahun 2004, dan baru kali ini desa tersebut mendapatkan bantuan infrastruktur seperti ini di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
“Jalan desa ini luar biasa, dengan lebar mencapai 5 meter, setara dengan poros jalan di luar sana,” tambah Wawan, dengan mata bersinar.
Wawan juga memberikan informasi bahwa dari 86 desa yang ada di Kabupaten Takalar, Desa Bontokanang merupakan salah satu yang mendapatkan bantuan ini. Ini bukan hanya hasil kebetulan, melainkan upaya lobi yang gigih dan usaha keras sejak awal. Dia menegaskan bahwa mengandalkan anggaran dana desa saja tidak cukup, dan kerja sama serta upaya keras masyarakat desa sendiri diperlukan.
Selain mendapatkan bantuan dari program presiden, Wawan juga meraih dukungan dalam bentuk rehab kantor desa dari salah satu aspirasi DPR.Muhamad Setiawan, selaku Kepala Desa Bontokanang, menghimbau
seluruh masyarakat untuk menjaga dan mendukung kegiatan ini. “Ini bukan untuk kepentingan pribadi saya, tetapi untuk kepentingan seluruh masyarakat Desa Bontokanang,” ucapnya dengan tulus.
Setiawan juga memberikan himbauan khusus kepada orang tua untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak mendekat atau bermain di area lokasi pekerjaan karena adanya alat berat yang berpotensi membahayakan mereka.
“Membangun desa bukanlah perkara mudah, kita harus berusaha maksimal. Kepala Desa harus memahami bahwa membangun desa memerlukan upaya maksimal, memperbanyak jaringan korelasi, membangun hubungan dan kemitraan yang baik, termasuk dengan media,” tutup Setiawan dengan semangat. (Mansyur)

