Donggala – Javanewsonline.co.id | Upaya keras untuk menanggulangi stunting di Kabupaten Donggala tahun 2023 terus digelorakan. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, melakukan pembinaan kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Dalam arahan tegasnya, Kepala Dinas PPKB Donggala, Drs H La Samudia Dalili M Si, menekankan pentingnya TPK dan TPPS di Kecamatan untuk memberikan edukasi kepada keluarga sasaran tentang urgensi penanganan stunting.
“Stunting bukan hanya masalah kekurangan asupan makanan bergizi, namun juga melibatkan faktor-faktor lain seperti sanitasi dan lingkungan yang tidak sehat, kurangnya akses terhadap air bersih, dan sebagainya. Oleh karena itu, kita harus serius dan tulus hati dalam melaksanakan program ini,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman TPK dan TPPS di Kecamatan. Mereka diharapkan akan mampu mendidik masyarakat mengenai stunting, membangun kesadaran akan permasalahan ini, dan meningkatkan sinergitas serta dukungan dalam menangani stunting di berbagai Desa dan Kelurahan di Kabupaten Donggala.
“Kegiatan pembinaan ini berlangsung selama dua hari di Kecamatan Balaesang, yakni dari Jumat, 13 Oktober hingga Sabtu, 14 Oktober 2023,” kata H. La Samudia Dalili di kantor DPPKB, Senin (16/10/2023).
Selama kegiatan tersebut, H. La Samudia Dalili juga memaparkan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam upaya menurunkan angka stunting. Dia juga menekankan bahwa setiap Desa di Kecamatan dan TPPS di Kabupaten harus saling mendukung, dan penguatan terus berlanjut.
“Dengan adanya kegiatan ini, saya berharap akan memperoleh dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak terkait, terutama dari Camat dan Kepala Desa/Lurah di masing-masing wilayah Kecamatan,” tegasnya. (Sir)

