Donggala – Javanewsonline.co.id | Desa Oti, yang terletak di Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, menjadi saksi peluncuran inisiatif terbaru untuk menanggulangi masalah stunting. Acara lounching Bank Gizi dan Lokakarya Mini (Lokmin) di Desa tersebut mengundang perhatian dalam upaya menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Donggala.

Kartini Pontoh, SKM, Koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa Bank Gizi hadir sebagai langkah nyata untuk mengurangi angka stunting. Program ini tidak hanya memberikan bantuan makanan kepada yang membutuhkan tetapi juga mendorong pengolahan makanan yang sehat dan bergizi.
“Lounching Bank Gizi ini adalah langkah konkrit kami untuk mengatasi masalah stunting. Kami tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk memahami pentingnya pola makan yang sehat,” kata Kartini Pontoh.
Sementara itu, Lokarya Mini (Lokmin) menjadi bagian penting dari strategi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Donggala. Desa Oti, yang menjadi fokus, menjalankan Lokmin dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam tentang gizi dan pola makan yang seimbang kepada masyarakat setempat.
“Ini adalah upaya kolaboratif untuk merubah paradigma masyarakat terhadap gizi dan pola makan yang sehat. Lokmin akan menjadi sarana edukasi yang berkesinambungan untuk memastikan perubahan positif dalam perilaku masyarakat,” tambah Kartini Pontoh.
Acara yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah setempat, dan unsur-unsur terkait lainnya, menandai langkah awal penerapan program ini. Harapannya, Bank Gizi dan Lokmin akan menjadi model yang dapat diadopsi oleh wilayah lain dalam upaya bersama mengatasi masalah stunting. (Sir)

