Karawang – Javanewsonline.co.id |Ada hal yang berbeda rombongan ibu-ibu yang biasanya ngaji di majlis atau di rumah, kini ibu- ibu Majlis Taklim  Baabul Khoir menggelar pengajian di tempat wisata sembari rekreasi.

Pengajian rutinan itu dalam rangka khataman kitab Ukudulijien Majlis Taklim Baabul Khoir yang digelar di taman wisata Kebon Jatidipala Desa Sumber jaya  Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Senin (03/01/2022).

Siti Halimatus Sa’diyah atau yang sering disapa Teh Elim pengajar pengajian rutin Majlis Ta’lim Baabul Khoir mengungkapkan, program ini adalah salah satu terobosan baru dan mengaji sembari wisata untuk bertafakkur serta tadabur Alam.

“Ini terobosan baru kami dalam rangka khataman kitab dan memanfaatkan kawasan wisata yang ada di Karawang ,” kata Teh Elim.

Teh Elim yang juga jebolan Pondok Pesantren  Miftahul Huda Manonjaya menurutnya mengaji  tidak melulu harus di masjid, majlis taklim, kelas atau ruangan,namun mengaji bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

“Kita punya program wisata mengaji,seraya berwisata kita bisa sambil mengaji,hal ini kita lakukan, supaya aktivitas mengaji menyenangkan dan tidak membosankan,” kata Teh Elim. 

Teh Elim mengajak ibu-ibu jamaah majlis taklim Baabul Khoir untuk terus semangat dalam menuntut ilmu dan sebagai garda terdepan penegakan islam di dalam rumah tangga.

“Ibu-ibu adalah penegak islam dalam rumah tangga, mempunyai waktu luang setelah mengurus rumah tangga makanya harus terus mengaji untuk terus membangun ilmu pengatahuan, menjadi contoh bagi anak-anaknya dirumah dan menjalin silaturrahim yang kuat antar tetangga sekitar,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa keberadaan majelis taklim dalam era globalisasi sangat penting dan merupakan benteng menangkal dampak negatif dari globalisasi itu sendiri terus mempererat hubungan silaturrahmi dalam Bertentangga.

“Ibu-ibu yang sangat dekat dengan generasi muda sehingga mampu menjadi agen perubahan dan pembinaan generasi muda. Dengan demikian  lebih memiliki arah dan sesuai dengan koridor agama Islam,” pungkasnya. (Zaenal Mutaqin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.