Karawang – Javanewsonline.co.id | Bupati Karawang H Aep Syaepuloh meninjau langsung kondisi warga yang terdampak banjir di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Sabtu (31/1/2026). Banjir terjadi akibat jebolnya tanggul Kalibawah yang menyebabkan permukiman warga serta lahan pertanian terendam air.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Karawang didampingi Kapolres Karawang dan Komandan Kodim 0604 Karawang. Ketiganya melihat langsung kondisi warga sekaligus memastikan langkah penanganan darurat berjalan dengan baik.
“Pagi ini saya bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim meninjau Desa Muarabaru untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Kalibawah,” ujar Aep.
Ia menjelaskan, banjir telah berlangsung sekitar delapan hari dan berdampak cukup signifikan terhadap aktivitas warga, terutama di sektor pertanian. Ratusan hektare lahan sawah dilaporkan terendam, sementara sebagian besar petani baru saja memasuki masa tanam.
Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjut Aep, telah menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang mengalami gagal tanam. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan penggantian bibit bagi petani agar dapat kembali bercocok tanam setelah kondisi memungkinkan.
Selain itu, Bupati Karawang mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Perum Jasa Tirta (PJT) II sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pengairan, guna mempercepat proses perbaikan tanggul yang jebol.
“Kami Pemerintah Daerah Karawang siap memberikan dukungan yang dibutuhkan, termasuk membuka akses jalan agar material dan alat berat dari BBWS dapat segera masuk ke lokasi sehingga perbaikan tanggul bisa dilakukan secepatnya,” katanya.
Pemerintah daerah berharap penanganan cepat dan terpadu dapat segera mengurangi dampak banjir serta memulihkan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. (zaenal M)

