Takalar (Sulsel) – Javanewsonline.co.id | Puncak peringatan HUT Kabupaten Takalar menampilkan berbagai kegiatan hiburan, seperti tari kolosal, budaya, serta acara lainnya dengan bintang tamu artis ibu kota Tri Suaka, Jum’at (10/2).

Terkait dengan kegiatan tersebut, tak pelak beberapa jalur diseputaran Kota Takalar mengalami kepadatan arus, utamanya jalur Lapangan atau Alun-alun Makkatang Daeng Sibali, Sabtu (11/2).
Lapangan atau Alun Alun menjadi tempat perhelatan berbagai acara besar, memunculkan penilaian positif dan negatif ditengah masyarakat, terutama pada pedagang kaki lima.

Dg Ngalusu, pemilik warung Tanekeke dengan sumringah mengaku senang, karena selama peringatan hari jadi Takalar selalu ramai orang singgah diwarungnya, sebab ia menyajikan makanan khas Takalar yaitu ikan Bakar Baronang dengan sayur sop biri biri (siput).
“Alhamdulillah, selama peringatan hari jadi Takalar, pembeli sangat ramai dan omset kami lebih meningkat dari hari hari biasa,” ungkapnya.
Sama halnya dengan Daeng Ngemba, yakni penjual Bakso dibilangan Lapangan Makkatang Daeng Sibali. Ia bersyukur, karena selama peringatan Hari jadi Takalar jualannya selalu habis dan omsetnya pun bertambah.
“Alhamdulillah.. jualan kami laris pak dan omset kami meningkat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Oleh karenanya kami sebagai pedagang kaki lima sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Takalar, terutama kepada bapak Setiawan Aswad, selaku pejabat Bupati Takalar, dengan menyulap hari Jadi Takalar kali ini dengan meriah, serta menyajikan kegiatan-kegiatan, serta perlombaan antar pelajar tingkat SMA/SMK se Sulawesi Selatan,” ucapnya sumringah.
Begitupun kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, ia juga mengucapkan terima kasih, karena sudah menggelar gerak jalan santai dengan tema AntiMager, mengundang puluhan ribu masyarakat, sehingga menjadi berkah bagi kami selaku pedagang kaki lima.
Ia menambahkan, mewakili pedagang kaki lima dibilangan lapangan Makkatang Daeng Sibali dan pedagang kaki lima di Kabupaten Takalar, ia mengucapkan terima kasih kepada pejabat Bupati Takalar dan Gubernur Sulawesi Selatan, atas diadakannya kegiatan ini, yang digelar begitu meriah dari pada tahun tahun sebelumnya.
“Saya kira inilah peringatan hari jadi Takalar yang paling meriah sejak berdirinya Kabupaten Takalar. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih buat pemerintah Kabupaten Takalar, berkah buat kami para pedagang kecil,” ucapnya.
Sementara itu, Kamal Rajamuda Daeng Tojeng mengatakan, dengan adanya pertunjukan atau hiburan serta jalan santai bertajuk Anti malas gerak (AntiMager), yang menyedot peserta puluhan ribu orang, setidaknya bisa mengangkat ekonomi masyarakat sekitar, terutama pedagang kaki lima. (Muhammad Rusli)
