Takalar (Sulsel) – Javanewsonline.co.id | Dihari jadinya yang ke 63 Tahun, Kabupaten Takalar semakin berbenah di sektor infrastruktur, untuk menunjang perekonomian masyarakat.

Namun, masih banyak catatan yang harus dibenahi, serta keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar yang perlu dibenahi tentang infrastruktur di pedesaan, karena sering kali diabaikan, terutama jalan lingkungan/dusun yang tak tersentuh oleh pemerintah daerah maupun provinsi.
Salah satu contoh, jalan lingkungan Batumaccing atau biasa disebut jalan Bungun Raowa Kelurahan Bulukunyi Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, masyarakat menilai jalan tersebut dianak tirikan oleh pemerintah daerah, karena selama puluhan tahun, tak pernah ada perbaikan.

Salah satu masyarakat, yakni Muhammad Rusli Daeng Ronrong, kepada Redaksi Media ini pada Sabtu (11/2) mengatakan, jalan lingkungan dekat tempat tinggalnya dan selama ini selalu ia lewati, tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah daerah, padahal pemukiman yang terletak diatas bukit penduduknya padat, serta jalan tersebut adalah akses menuju ke lahan kebun warga lain.
Daeng Ronrong berharap, di hari jadi Kabupaten Takalar yang ke 63 tahun ini, jalan tersebut dapat diperbaiki, karena perbaikan jalan ini sangat diharapkan oleh masyarakat setempat.
“Sudah puluhan tahun, setiap ada Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), jalan ini selalu diusulkan oleh pemerintah setempat, namun sampai hari ini belum ada realisasinya,” tuturnya.
Bahkan, masyarakat dan pemerintah setempat juga sudah pernah memasukkan proposal ke dinas terkait, tapi tak kunjung terealisasi. (MR)
