Lubuklinggau –Javanewsonline.co.id | Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan dan Walikota Lubuklinggau semakin dekat, hanya tinggal menghitung hari. Tanggal 27 November 2024 akan menjadi momentum penentuan bagi masyarakat Sumsel dan Lubuklinggau untuk memilih pemimpin masa depan mereka.
Dalam kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau nomor urut 02, H. Rachmat Hidayat dan H. Rustam Effendi, yang berlangsung di Kelurahan Taba Jemekeh, Jumat (11/10/2024), H. Herman Deru, calon Gubernur Sumsel, menyerukan keselarasan dalam pilihan.
“Gubernurnyo nomor satu HDCU, Walikotanyo nomor dua Botak Peci, itulah keselarasan, ibu-ibu. Gubernur satu, Walikota dua,” ujar Herman Deru di hadapan massa pendukung yang hadir dengan penuh antusias.
Herman Deru bersama Yoppy Karim, yang akrab dijuluki “Botak Peci”, bernazar akan memotong kerbau atau sapi di lokasi kampanye Taba Jemekeh jika pasangan HDCU dan Botak Peci terpilih sebagai Gubernur Sumsel dan Walikota Lubuklinggau.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam setiap kampanye yang digelar pasangan H. Rachmat Hidayat dan H. Rustam Effendi. Kampanye pasangan yang mengusung tagline “Yok Terus” ini kerap dipenuhi pendukung yang menginginkan perubahan nyata di Lubuklinggau.
Yoppy Karim, didampingi Rustam Effendi, mempertegas komitmennya untuk menjalankan sejumlah program unggulan jika terpilih memimpin Kota Lubuklinggau. Program-program tersebut antara lain melunasi tunggakan iuran BPJS, memberikan bantuan seragam sekolah gratis, menyelenggarakan sekolah gratis, serta meningkatkan insentif bagi RT, marbot, guru ngaji, dan petugas pemandi jenazah.
Tak hanya itu, pasangan ini juga berjanji akan memberikan bantuan modal untuk UMKM, memperluas pemerataan pembangunan, serta menjalankan program-program lainnya yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam orasinya, Yoppy Karim mengimbau agar tidak ada intimidasi terhadap pemilih yang berbeda pilihan. “Jangan ada intimidasi, jangan ada tekan-menekan. Kalau beda pilihan tidak apa-apa, itu bagian dari demokrasi. Jangan sampai perbedaan ini memecah belah kita,” ujar Yoppy, disambut tepuk tangan meriah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dalam menentukan pemimpin Kota Lubuklinggau. “Pilihlah dengan bijak. Kalau sudah diberi penjelasan tapi masih belum ingin memilih, tidak masalah. Jangan kita bermusuhan, kita tetap bersaudara. Insya Allah, yang menang adalah Linggau Juara. Bagi yang belum memilih, saya yakin nanti akan tersenyum ketika melihat Linggau Juara dilantik,” tutup Yoppy dengan penuh keyakinan.(*)

