Sambas – Javanewsonline.co.id |  Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula Kantor Bupati Sambas pada Senin (4/5/2026). Sebanyak 19 calon jamaah haji asal Kabupaten Sambas resmi dilepas untuk memulai perjalanan suci menuju tanah suci Mekkah, yang diawali dengan keberangkatan menuju embarkasi di Pontianak.

Pelepasan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para jamaah. Tangis bahagia pecah di antara keluarga yang mengantar, berpadu dengan lantunan doa yang terus dipanjatkan. Bagi sebagian besar jamaah, keberangkatan ini adalah buah dari kesabaran panjang menanti panggilan Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Pesan Kesabaran dan Kesehatan

Mewakili Bupati Sambas H. Satono, Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST., MT., hadir langsung untuk melepas para tamu Allah tersebut. Dalam sambutannya, Heroaldi menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.

“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jamaah calon haji. Semoga perjalanan ibadah ini diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan,” ujar Heroaldi di hadapan para jamaah dan tamu undangan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para jamaah untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan di tengah perbedaan iklim yang ekstrem di tanah suci. Disiplin dalam mengikuti arahan petugas haji juga menjadi poin penting agar seluruh rangkaian rukun dan wajib haji dapat terlaksana dengan sempurna.

Menuju Predikat Mabrur

Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kehadiran para jamaah di tanah suci juga menjadi jembatan doa bagi keberkahan daerah. Heroaldi menitipkan harapan agar para jamaah mendoakan kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sambas saat berada di tempat-tempat mustajab.

“Kami mendoakan agar Bapak dan Ibu semua kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji yang mabrur,” tuturnya.

Prosesi pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah serta tokoh agama setempat. Setelah prosesi di aula selesai, para jamaah perlahan menaiki kendaraan yang akan membawa mereka menuju Pontianak, diiringi lambaian tangan dan isak tangis syukur dari sanak saudara yang melepas keberangkatan mereka. (Usman)