Pangkep – Javanewsonline.co.id | Perhelatan EKPO Program Prioritas dan Porseni Hari Amal Bakti Nasional (HAB) ke-78 Kementerian Agama Republik Indonesia berlangsung meriah di Tribun Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Minggu, 7 Januari 2024. Acara ini diikuti oleh peserta dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.
Pembukaan HAB yang difokuskan di Kabupaten Pangkep menampilkan berbagai kegiatan, termasuk pertandingan cabang olahraga dan seni. Acara ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Bahtiar Baharuddin, M.Si, dihadiri oleh sekitar 20 ribu orang, terdiri dari tamu undangan, peserta, dan pengunjung.
Dalam acara ini, hadir tokoh-tokoh penting seperti Bupati Pangkep Muh Yusran Lalogau (MYL), Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Dr. H. Ali Yafid, S.Ag, M.Pd.I, Dandim 1421/Pangkep Letkol Inf Fajar, AKBP. Kapolres Pangkep Ari Kartika Bhakti, .S.I.K., M.K.P, dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat.
Jalannya acara mencakup beberapa agenda, termasuk penyerahan Piala Bergilir Menteri Agama RI, pelepasan burung merpati sebagai simbol dimulainya Expo dan Porseni Ke-78 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, peninjauan Expo oleh Penjabat Gubernur bersama Bupati Pangkep, Wakil Bupati, dan Pj. Kakanwil, serta pengundian doorprize dan hadiah hiburan.
Dalam sambutannya, Plt. Kakanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kemenag Pangkep atas suksesnya Expo dan Porseni. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat tali silaturahmi di antara peserta.
Bupati Pangkep MYL menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan Kabupaten Pangkep sebagai tuan rumah. Dalam sambutannya, MYL menekankan keunikan wilayah Pangkep yang mencakup pegunungan, daratan, dan kepulauan.
Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Bahtiar Baharuddin, membuka kegiatan sambil memberikan ucapan selamat atas HAB ke-78. Ia juga memberikan penghargaan terhadap terselenggaranya kegiatan Expo dan Porseni. Dalam arahannya, Bahtiar mendorong pembangunan sekolah unggulan berbasis elektronik di seluruh Kabupaten/Kota, bukan hanya di Kota Makassar.
Acara ini ditutup dengan himbauan dari Bahtiar kepada para Bupati agar fokus pada penanganan masalah kemiskinan, pengangguran, dan stunting. Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam membangun masa depan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. (Jufri)

