Lamongan, Javanewsonline.co.id | Senin 13 Mei 2024 – Bau menyengat menghiasi udara di sekitar proyek gorong-gorong Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, mengundang perhatian publik. Dugaan kuat adanya limbah batu bara yang disamarkan dengan tumpukan kaleng bekas cat, menjadi sorotan.
Saat awak media melakukan penelusuran di jalan poros Desa Lawak pada hari Minggu (12/5), bau menyengat langsung mencurigakan. Hasil investigasi menemukan bahwa bau tersebut berasal dari tumpukan kaleng bekas cat dan diduga juga ada limbah batu bara yang digunakan untuk pengurukan proyek pembangunan gorong-gorong di jalan tersebut.
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengakui ketidaknyamanan mereka akibat bau menyengat tersebut. Mereka menyarankan untuk menghubungi pihak desa terkait proyek tersebut.
“Saya tidak tahu banyak soal urusan proyek gorong-gorong itu, tapi bau cat yang menyengat itu sungguh mengganggu,” ujar salah seorang warga yang melintas di lokasi tersebut.
Hingga berita ini disampaikan, pihak kepala desa belum berhasil dihubungi baik di kantor maupun di kediamannya untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan limbah batu bara tersebut.
Dengan temuan adanya dugaan limbah batu bara serta upaya kamuflase dengan tumpukan kaleng bekas cat, masyarakat menuntut agar pihak terkait, termasuk kecamatan dan dinas lingkungan hidup, segera mengambil tindakan yang diperlukan. Praktik seperti ini dinilai merugikan lingkungan serta menimbulkan kecurigaan akan adanya upaya untuk menyembunyikan kegiatan yang tidak bertanggung jawab. (Dev)

