Jakarta – Javanewsonline.co.id | Dewan Pumpinan Pusat (DPP) Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia, menggelar Halal Bihalal Nasional secara daring, Jumat (13/5/2022).
Selain silaturahim, acara yang diikuti oleh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SWI diseluruh Indonesia membahas persiapan Deklarasi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2022.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SWI Maryoko Aiko mengatakan, bahwa SWI, sebelum mendapatkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pers, menurut penilaiannya, SWI masih “ilegal” sekali pun legalitas resmi Kemenkumham sudah dimiliki.
“SWI sudah punya AHU dan NPWP, tapi kalau belum ada SK dari Dewan Pers, saya anggap masih “ilegal”, begini aja terus jalannya,” ungkapnya.
Aiko berharap, agar pengurus segera mendapatkan SKT dari Bakesbangpol setempat, sebelum Deklarasi dan Rakernas pada Juli mendatang dilaksanakan.
“Kami di DPP sangat berharap agar SKT segera didapat sebelum Deklarasi dan Rakernas pada Juli mendatang. Kalo itu ok, kami akan undang Ketua Dewan Pers sebagai salah satu narasumber pada acara Juli tersebut,” tuturnya.
Senada, Sekretaris Jenderal Herry Budiman mengajak kepada seluruh pengurus SWI di daerah, untuk bersama-sama dan saling dukung, agar di tahun 2022 ini SWI bisa menjadi konstituen Dewan Pers.
“Saya percaya, khususnya kepada pengurus DPW, agar sebelum datang ke Jakarta untuk mengikuti Deklarasi dan Rakernas pada Juli mendatang, bisa mendapatkan SKT Bakesbangpol Provinsi,” ujarnya.
Herry juga mengingatkan untuk Kartu Tanda Anggota (KTA) SWI, akan diserahkan pada saat Deklarasi juli mendatang.
“KTA akan diserahkan pada saat Deklarasi nanti, bagi yang belum menyerahkan data format excel agar dikirim selambat-lambatnya pada bulan Juni. Peserta Rakernas adalah pengurus yang sudah di-SK-kan DPP, baik DPW ataupun DPD,” tandasnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Deklarasi dan Rakernas Riki menyampaikan, untuk delegasi daerah, baik DPW atau DPD sebanyak tiga orang.
“Ketiga orang itu adalah Ketua, Sekretaris dan Divisi OKK. Kalau pun lebih dari 3 orang delegasi diminta agar berkordinasi dengan Panitia,” ungkapnya.
Riki menambahkan, untuk undangan resmi, proposal Deklarasi dan Rakernas, akan dikirim ke daerah pada awal Juni.
“Jadi untuk proposal akan dikirimkan mulai akhir bulan Mei hingga awal Juni 2022, begitu pun dengan undangan resminya,” pungkasnya.
Acara yang dibuka oleh Ardhi Gunara (DPD SWI Depok) berlangsung selama 1.5 jam, diisi dengan diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Anwar Nurdin (Wabendum DPP SWI). (*/ Humas DPP)

