Subang — Javanewsonlin.co.id | Nama Galih Pribadi mulai dikenal di kalangan guru di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Guru SDN Sukamahi itu menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pamanukan untuk periode 2025–2030.
Sebagai sosok muda di lingkungan organisasi profesi guru, Galih membawa semangat perubahan sekaligus penguatan peran PGRI sebagai wadah perjuangan dan pengembangan kapasitas guru. Ia menilai, sudah saatnya organisasi tersebut dipimpin oleh figur yang dekat dengan kebutuhan dan dinamika guru di lapangan.
“PGRI merupakan organisasi profesi guru terbesar di Indonesia. Sudah saatnya guru sendiri menjadi nahkoda yang mampu menjaga martabat, menggerakkan, serta mengarahkan organisasi agar tetap relevan di era modern,” ujar Galih, Ahad (12/4/2026).
Saat ini, Galih juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Pamanukan. Dalam peran tersebut, ia dikenal aktif menghidupkan kegiatan keorganisasian, memperkuat komunikasi antar guru, serta mendorong terciptanya suasana kebersamaan di lingkungan pendidikan.
Pengalaman memimpin dan kemampuannya dalam membangun koordinasi menjadi modal penting bagi Galih untuk membawa PGRI Pamanukan menjadi organisasi yang lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.
Dalam pencalonannya, Galih mengusung tiga misi utama. Pertama, misi perlindungan (advocacy) melalui penguatan advokasi hukum guna melindungi hak-hak guru. Kedua, misi pengembangan (capability) dengan mendorong inovasi, pelatihan, serta peningkatan keterampilan, khususnya di bidang teknologi digital. Ketiga, misi harmonisasi (affection) melalui penguatan komunikasi dan solidaritas antar guru.
Ia optimistis, dengan dukungan seluruh anggota, PGRI Pamanukan dapat menjadi organisasi yang lebih kuat, dinamis, dan berdaya dalam memperjuangkan kepentingan guru.
“Saya siap mengabdi dan berkolaborasi. PGRI adalah milik kita bersama. Sudah saatnya kita memimpinnya dengan hati, integritas, dan visi yang jelas,” kata Galih. (Esa)

