BONE – Javanewsonline.co.id | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone menggelar sosialisasi mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Helios Hotel & Convention Bone pada Selasa, 8 Oktober 2024. Acara ini dihadiri secara daring oleh Kepala BKN Regional IV Makassar, Andi Anto, S.Sos, M.H, M.AP.
Dalam sambutannya, Andi Anto menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN di masa kampanye. “Ini adalah masa-masa kritis bagi ASN, di mana mereka harus bebas dari pengaruh politik. Ketidaknetralan ASN tidak hanya merugikan kinerja mereka sendiri, tetapi juga berdampak pada pelayanan publik,” ujar Andi Anto. Ia menegaskan bahwa undang-undang mewajibkan ASN untuk bersikap netral agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik.
Ketua Bawaslu Bone, Alwi, menambahkan bahwa mereka telah menangani beberapa kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN. “Kami terus berupaya memberikan imbauan kepada pimpinan daerah dan perangkatnya untuk menjaga netralitas, serta melakukan pencegahan pelanggaran yang lebih lanjut,” jelasnya.
Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. Saiful Jihad, M.Ag. Ia mengingatkan pentingnya netralitas ASN selama masa Pilkada. “Ada dua mekanisme dalam penanganan dugaan pelanggaran: laporan resmi dan informasi awal. Bawaslu berkomitmen untuk aktif dalam penanganan pelanggaran ini,” ungkap Saiful.
Acara ini dihadiri oleh para camat, lurah, dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, serta narasumber dari BKN dan akademisi, Prof. Dr. Nuzul, S.H., M. Hum. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ASN dalam menjaga netralitas mereka menjelang Pilkada 2024. (Arb)

