Takalar – Javanewsonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Takalar belum lama ini meluncurkan sejumlah bak pembuangan sampah sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan persoalan sampah masih belum tertangani secara optimal. Sampah terlihat berserakan di sejumlah titik, termasuk di kawasan strategis yang berada tidak jauh dari Kantor Bupati Takalar.

Peluncuran bak sampah oleh Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus, MM, Daeng Manye, sebelumnya diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan kebersihan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Akan tetapi, hasil pantauan menunjukkan masih terdapat tumpukan sampah di pinggir jalan sekitar pusat pemerintahan daerah tersebut.

Kondisi ini menimbulkan sorotan publik karena kawasan Kantor Bupati semestinya menjadi contoh dalam penerapan kebersihan dan penataan lingkungan. Keberadaan sampah di area tersebut dinilai mencerminkan belum optimalnya pengelolaan persampahan oleh instansi terkait.

Sejumlah warga menilai penyediaan sarana berupa bak sampah belum cukup apabila tidak dibarengi dengan sistem pengangkutan yang rutin, pengawasan di lapangan, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Penanganan kebersihan di wilayah tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Takalar. Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Bidang Kebersihan DLHP Takalar, Rafiuddin Tiro, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan wartawan melalui pesan singkat.

Kondisi ini mendorong harapan publik agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah, sehingga upaya yang telah diluncurkan benar-benar berdampak pada kebersihan dan kenyamanan lingkungan, khususnya di kawasan pusat pemerintahan. (Muhammad Rusli)