Jayapura – Javanewsonline.co.id | Menyikapi adanya kekosongan jabatan Wakil Gubernur saat ini, Rakyat Papua menantikan sosok figur yang layak untuk mendampingi Lukas Enembe. Nama-nama yang sudah mencuat ke publik diusung Koalisi Lukmen Jilid II telah menjadi konsumsi publik yang luas di telinga seluruh masyarakat Papua.
Dari ke enam nama itu, mengerucut menjadi dua nama, yaitu Yunus Wonda dan Kenius Kogoya, yang menjadi keputusan Gubernur Papua untuk dikembalikan kepada DPR Papua, guna menindaklanjuti dan melaksanakan tahapan pemilihan sesuai mekanisme atau perundang-undangan yang berlaku.
Kemunculan dua nama tersebu, yang dinyatakan lolos dalam tahapan selanjutnya, untuk dipilih DPR Papua sebagai Cawagub Papua, langsung menuai polemik baik intern koalisi maupun berbagai kalangan.
Banyak pihak yang merasa tidak terima dan dirugikan dari berbagai sudut pandang dan argumentasi politiknya. Hal ini sah-sah saja dan bagian dari dinamika politik zaman demokrasi saat ini, untuk memilih dan terpilih sebagai kepala daerah di seluruh Indonesia sebagai Negara demokrasi.
Dengan demikian, seluruh rakyat Papua perlu tahu, bahwa sisa masa jabatan ini ibarat dua minggu dalam dua tahun mendampingi Gubernur Lukas Enembe memimpin Provinsi Papua.
“Saya Asri Gombo, atas nama Solidaritas Pemuda Wilayah Lapago menyatakan sikap kami kepada Koalisi Lukmen Jilid II sebagai berikut :
1. Partai Koalisi Lukmen Jilid II, harus dengan sikap gentlemen dan kooperatif dalam mendukung keputusan Gubernur Papua, atas usulan nama-nama yang layak dan sesuai mendampingi beliau dalam sisa masa jabatan ini.
2. Semua pemangku kepentingan politik Papua saat ini dimohon untuk menghargai keputusan Gubernur Papua, sebagai Kepala daerah yang diangkat langsung oleh seluruh Rakyat Papua melalui pesta demokrasi pemilihan Kepala daerah dan Wakil Kepala daerah di Provinsi Papua.
3. Seluruh Rakyat Papua dimohon untuk mendukung penuh atas putusan nama-nama Calon Wakil Gubernur oleh Gubernur Papua, sebagai kepala daerah di Provinsi Papua.
4. Kami atas nama Solidaritas Pemuda Wilayah Lapago sangat memprihatinkan dengan kondisi kesehatan Gubernur Papua saat ini, maka dengan tegas kami menyatakan sikap bahwa pihak – pihak yang berambisi untuk maju mengisi kekosongan Jabatan Wakil Gubernur Papua saat ini bisa bersabar dan mengumpulkan segala energi untuk maju dalam pencalonan Gubernur Papua tahun 2024 mendatang.
5. Gubernur Papua saat ini dalam keadaan pemulihan dari kesehatan yang semakin tidak kondusif dan membutuhkan ketenangan bahkan konsentrasi dari berbagai persoalan di tanah Papua, oleh karena itu kami atas nama Solidaritas Pemuda Wilayah Lapago dan semua pihak yang berpolitik saat ini, untuk mendukung kandidatnya sebagai Calon Wakil Gubernur Papua boleh berfikir bijak dan profesional untuk menghadapi situasi ini.
6. Pernyataan sikap ini kami sampaikan kepada Ketua Tim Koalisi, untuk menjadi pertimbangan dan proaktif untuk mendukung keputusan Gubernur Papua, dalam memilih Calon Wakil Gubernur Papua saat ini. Demikian pernyataan sikap kami, atas tahapan pemilihan Calon Wakil Gubernur Papua, untuk mengisi sisa waktu yang ada pada periode ini. (Panji)

